
Pantau - Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Mohammad Syafii memastikan sebanyak 18 negara telah mengonfirmasi partisipasi dalam Indonesia International Search and Rescue 2026 yang akan digelar pada 9–12 April 2026 di Pantai Indah Kapuk 2, Tangerang, Banten.
IISAR 2026 diprakarsai Basarnas dan ditargetkan dihadiri total 30 negara sebagai forum internasional untuk memperkuat kolaborasi dan inovasi di bidang pencarian dan pertolongan.
Mohammad Syafii menyatakan, “Ke-18 negara itu mengkonfirmasi siap mengirimkan perwakilan dari Kantor SAR masing-masing. Mereka dari Eropa, Amerika, Asia Tenggara, dan juga tentu negara selatan-selatan,”.
Ajang ini menghadirkan tiga agenda utama yakni pameran teknologi SAR, forum internasional, dan kompetisi SAR Challenge yang menguji kemampuan teknis serta taktis tim penyelamat.
Ia menyampaikan, “Jadi tiga agenda utama, yakni pameran teknologi SAR, forum internasional, serta kompetisi SAR Challenge yang menguji kemampuan teknis dan taktis tim penyelamat,”.
Pada sesi pameran, perusahaan dan lembaga riset domestik maupun mancanegara akan menampilkan teknologi terbaru pendukung operasi penyelamatan mulai dari sistem pencarian hingga peralatan evakuasi.
Forum internasional akan mempertemukan pakar, praktisi, dan pembuat kebijakan untuk membahas penguatan standar serta kerja sama global di bidang SAR.
SAR Challenge menjadi ajang uji kesiapsiagaan tim dari berbagai negara dalam skenario penyelamatan yang dirancang menyerupai kondisi lapangan.
Melalui IISAR 2026, Indonesia mempertegas perannya dalam jejaring International Search and Rescue Advisory Group sekaligus mendorong peningkatan profesionalisme SAR di tingkat internasional.
Mohammad Syafii menyatakan, “Dan yang juga kita ingin tahu bagaimana perkembangan teknologi SAR, dan bagaimana negara lain mengoperasikannya yang itu bisa kita pelajari bersama. Bukan cuma Basarnas, tapi juga potensi SAR wajib memiliki kompetensi di bidang SAR dan memiliki etos kerja cepat-tepat dan dapat bekerja sama dalam sebuah tim ketika melaksanakan operasi,”.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








