Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Menkes Budi Gunadi Sadikin Resmikan Dua Puskesmas di Aceh, Percepat Pemulihan Layanan Pascabencana

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Menkes Budi Gunadi Sadikin Resmikan Dua Puskesmas di Aceh, Percepat Pemulihan Layanan Pascabencana
Foto: (Sumber: Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, Rabu (11/2/2026). ANTARA/HO-Kemenkes..)

Pantau - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan peresmian dua puskesmas yang dibangun kembali pascabencana di Aceh menjadi bagian percepatan pemulihan layanan kesehatan, Sabtu, 14 Februari 2026 pukul 15.03 WIB.

Dua fasilitas kesehatan tersebut berlokasi di Kecamatan Lokop, Kabupaten Aceh Timur dan wilayah Jambur Lak-Lak, Kabupaten Aceh Tenggara yang berhasil diselesaikan dalam waktu tiga minggu.

“Kami berterima kasih kepada Kementerian PU yang telah membangun Puskesmas ini dengan sangat cepat. Kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat penting agar layanan kesehatan masyarakat bisa segera pulih,” ujar Budi.

Selain pembangunan fisik, Kementerian Kesehatan mengapresiasi dukungan PT Pegadaian dan PT Jayamas Medica Industri Tbk dalam penyediaan alat kesehatan dan perabotan agar puskesmas dapat segera beroperasi.

Dukungan juga datang dari Yayasan Amanah Bakti Negeri yang memperkuat layanan kesehatan darurat di Aceh melalui bantuan tiga unit ambulans, tiga unit motor layanan kesehatan, 35 unit Starlink, 35 genset, serta 35 unit filter air bersih yang telah didistribusikan ke berbagai wilayah.

“Kami menerima dan menyalurkan bantuan dari Yayasan Amanah Bakti Negeri berupa ambulans dan berbagai sarana pendukung layanan kesehatan. Bantuan ini sangat membantu memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan di daerah terdampak,” katanya.

Pemerintah juga memberi perhatian terhadap pemulihan hunian tenaga kesehatan yang terdampak bencana.

Kementerian Kesehatan secara berkala melakukan pemantauan agar proses penggantian biaya dan perbaikan rumah tenaga kesehatan segera terealisasi.

“Kami rutin memantau setiap dua minggu agar rumah para tenaga kesehatan bisa mendapatkan biaya perbaikan. Harapannya sebelum Ramadhan dan Lebaran, mereka sudah bisa kembali ke rumah, beristirahat dengan nyaman, dan bekerja optimal melayani masyarakat,” ujar Budi.

Kementerian Kesehatan menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pemerintah daerah dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana guna memastikan layanan kesehatan kembali normal dan memperkuat ketahanan sistem kesehatan di wilayah rawan bencana.

Penulis :
Ahmad Yusuf