Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Unipa Wisuda 25 Dokter Baru untuk Perkuat Layanan Kesehatan di Tanah Papua

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Unipa Wisuda 25 Dokter Baru untuk Perkuat Layanan Kesehatan di Tanah Papua
Foto: (Sumber: Fakultas Kedokteran Unipa meluluskan 25 dokter muda perkuat layanan kesehatan di Papua, Sabtu (14/2/2026) (ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu).)

Pantau - Universitas Papua (Unipa) mewisuda 25 dokter baru guna memperkuat layanan kesehatan di Tanah Papua dalam prosesi pengambilan sumpah yang digelar di Kota Sorong, Sabtu, 14 Februari 2026 pukul 14.17 WIB.

Dengan kelulusan tersebut, total alumni Fakultas Kedokteran (FK) Unipa menjadi 101 dokter yang telah mengabdi di berbagai wilayah Indonesia.

"Kami patut bangga. Hari ini Unipa menghasilkan 25 dokter baru, menambah total alumni FK menjadi 101 dokter yang telah berkontribusi baik di Papua maupun di seluruh Indonesia dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," ujar Rektor Unipa Prof. Hugo Warami.

Lulusan FK Unipa tersebar dari Aceh hingga Papua melalui program magang maupun penugasan lainnya.

Sebagian besar lulusan merupakan putra-putri asli Papua yang sepenuhnya menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Unipa.

Terkait rencana pembukaan program dokter spesialis, Rektor menyebut peluang tersebut terbuka apabila sumber daya manusia dan sarana pendukung telah terpenuhi.

Persyaratan utama meliputi keberadaan rumah sakit pendidikan yang memenuhi standar serta tenaga dokter spesialis dan subspesialis yang mampu menjadi pengajar atau pembimbing program studi.

"Kementerian Kesehatan telah membuka ruang kerja sama untuk pengembangan program spesialis. Jika sumber daya sudah tersedia, kami siap membuka program spesialis dan sub spesialis di Unipa," katanya.

Rektor menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah baik tingkat provinsi maupun kabupaten kota dalam pengembangan pendidikan kedokteran.

Ia menilai alokasi anggaran untuk pendidikan dan kesehatan menjadi tanggung jawab bersama guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan derajat kesehatan masyarakat di Tanah Papua.

Rektor berharap penambahan dokter baru dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Papua.

"Dengan adanya tambahan dokter baru ini, kami berharap layanan kesehatan di Papua dapat semakin optimal, dan putra-putri asli Papua termotivasi untuk menempuh pendidikan kedokteran serta kembali mengabdi bagi daerahnya," ujarnya.

Penulis :
Aditya Yohan