Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

H Abdul Hadi Mendorong Percepatan Pembangunan Bypass Lembar–Kayangan untuk Pangkas Waktu Tempuh Jadi Dua Jam

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

H Abdul Hadi Mendorong Percepatan Pembangunan Bypass Lembar–Kayangan untuk Pangkas Waktu Tempuh Jadi Dua Jam
Foto: Anggota Komisi V DPR RI dari Dapil Nusa Tenggara Barat (NTB) 2 Pulau Lombok, H Abdul Hadi dikonfirmasi wartawan di Lombok Barat, Senin 16/2/2026 (sumber: ANTARA/Nur Imansyah)

Pantau - Anggota Komisi V DPR RI dari Dapil Nusa Tenggara Barat 2 Pulau Lombok, H Abdul Hadi, mendorong percepatan pembangunan jalan bypass yang menghubungkan Pelabuhan Lembar di Lombok Barat hingga Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur guna memangkas waktu tempuh dan memperlancar arus logistik.

Ia menyampaikan, "Kami sudah berkomunikasi dengan Kementerian PU melalui Balai Jalan Nasional bersama pemerintah provinsi untuk menata rancangannya. Tinggal saat ini penyempurnaan detail engineering desain DED dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Amdal setelah dilakukan studi kelayakan atau feasibility study FS." di Lombok Barat, Senin.

Anggaran dan Rencana Trase

H Abdul Hadi menjelaskan, "Untuk anggaran masih masuk dalam hitungan Rp2 triliun sampai Rp3 triliun, tidak seperti membangun jalan tol seperti rencana awal yang besar Rp22 triliun.".

Ia menyatakan, "Karena tol itu bisnis sifatnya, sehingga kemampuan masyarakat untuk membayar tol tidak bisa. Apalagi banyak catatan di daerah lain tol yang sudah terbangun masih sepi penggunanya.".

Sesuai rencana, jalur bypass akan dibangun melalui jalur selatan dimulai dari Pelabuhan Lembar menuju Gerung, Lombok Tengah, Keruak hingga berakhir di Pelabuhan Kayangan.

Panjang jalan diperkirakan hampir 80 kilometer dengan lebar 25–30 meter, terdiri dari dua jalur empat lajur serta dilengkapi jalur lambat di sejumlah persimpangan.

Desain trase diarahkan mengikuti jalan kabupaten dan kawasan minim permukiman untuk menekan biaya pembebasan lahan.

Target Pembangunan dan Dampak Ekonomi

Pemerintah Provinsi NTB menargetkan pembangunan bypass Lembar–Kayangan mulai tahun 2027 setelah tahap penyusunan DED dan Amdal rampung.

Kepala Dinas PUPR NTB yang kini menjabat Kepala BPBD NTB, Sadimin, mengatakan, "Saat ini baru DED dan studi lingkungan. Diharapkan tahun 2027 sudah mulai pembangunan." di Mataram, Kamis 27 November 2025.

Total kebutuhan anggaran versi Pemprov NTB diperkirakan mencapai Rp3,5 triliun yang mencakup pembangunan jalur baru dari Sengkol hingga Pringgabaya serta peningkatan jalan dari Bundaran Gerung sampai Bandara Internasional Lombok.

Segmen Sengkol–Pringgabaya menyerap sekitar Rp2,8 triliun, sedangkan peningkatan Bypass Bandara Internasional Lombok sepanjang 20,4 kilometer membutuhkan sekitar Rp700 miliar.

Sadimin menegaskan, "Tapi ini hitungan kasar nanti baru kelihatan setelah DED tuntas dikerjakan.".

Ia menjelaskan, "Rute bypass akan melewati Keruak, Labuhan Haji, Korleko, Pohgading, hingga Pringgabaya. Dari total panjang 25 kilometer, sekitar 13 kilometer berada di wilayah Lombok Tengah dan 12 kilometer di Lombok Timur.".

Sadimin menyatakan, "Selain memotong waktu tempuh jalan bypass ini memperlancar arus logistik dan mengurai kemacetan di jalur existing mulai dari Kota Mataram hingga ke Pelabuhan Kayangan.".

Keberadaan bypass dinilai strategis karena mampu memangkas waktu tempuh dari 4 hingga 5 jam menjadi sekitar 2 jam antara Pelabuhan Lembar dan Pelabuhan Kayangan.

Penulis :
Shila Glorya