Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Sapi Bantuan Presiden Disembelih Warga Aceh Tengah untuk Tradisi Meugang Pascabencana

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Sapi Bantuan Presiden Disembelih Warga Aceh Tengah untuk Tradisi Meugang Pascabencana
Foto: (Sumber: Anak-anak penyintas bencana melihat sapi yang disembelih dalam tradisi meugang yang berlangsung di kampung Toweren Uken, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, Rabu (18/02/2026). ANTARA/Fajar Satriyo.)

Pantau - Sapi bantuan Presiden untuk tradisi meugang telah diterima dan disembelih oleh penyintas bencana Sumatera di Kampung Toweren Uken, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, menjelang Ramadhan 1447 Hijriah.

Di kampung tersebut, sapi dengan berat sekitar 90 hingga 100 kilogram disembelih warga untuk dimasak dan dibagikan kepada masyarakat dalam rangka tradisi meugang.

Meugang merupakan warisan budaya sejak Kesultanan Aceh Darussalam pada 1607 yang dilakukan dengan memasak dan menikmati daging bersama sebelum Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha.

Daging yang dimasak dalam tradisi meugang umumnya berupa daging sapi atau kambing.

Tradisi turun-temurun tersebut telah masuk dalam warisan tak benda UNESCO sejak 2016.

Kepala Desa Toweren Uken Sirwan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas bantuan sapi agar masyarakat tetap dapat melanjutkan tradisi meugang di tengah kondisi pascabencana.

"Mungkin di tengah bencana ini masyarakat kita terbantu dengan daging Meugang ini, yang akan kami bagikan nantinya kepada masyarakat yaitu per KK (Kepala Keluarga) akan kita bagikan nanti mungkin di Kampung Toweren ini," ujar Sirwan.

Sebelumnya, Pemerintah Aceh menyatakan Presiden Prabowo Subianto telah mentransfer bantuan pembelian sapi untuk tradisi meugang menyambut bulan suci Ramadhan bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh dengan nilai lebih dari Rp72,7 miliar.

Bantuan tersebut disalurkan melalui mekanisme transfer dana dari Presiden melalui Sekretariat Presiden langsung ke 19 pemerintah kabupaten atau kota pada Selasa, 10 Februari 2026, dengan nilai Rp72.750.000.000.

Penulis :
Aditya Yohan