Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

RRI dan Kemenag Gelar Pekan Tilawatil Quran ke-55 untuk Perkuat Generasi Muda Qurani di Era Digital

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

RRI dan Kemenag Gelar Pekan Tilawatil Quran ke-55 untuk Perkuat Generasi Muda Qurani di Era Digital
Foto: (Sumber: Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Muchlis M. Hanafi (kiri) bersama Direktur Utama LPP RRI Hendrasmo (kanan) dalam pengukuhan dewan hakim Pekan Tilawatil Quran (PTQ) ke-55 1447 H di Jakarta, Kamis (19/2/2026). ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari..)

Pantau - Radio Republik Indonesia kembali menyelenggarakan Pekan Tilawatil Quran (PTQ) ke-55 tahun 1447 Hijriah bekerja sama dengan Kementerian Agama untuk mencetak generasi muda Qurani di era digital sekaligus mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini mengusung tema "Memperkuat Generasi Muda Qurani di Era Digital, Wujudkan Indonesia Emas 2045" sebagai pengingat agar generasi muda tetap meneladani ajaran Al-Quran di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi.

Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama, Muchlis M. Hanafi, menyampaikan bahwa "Di era digital, jalan kehidupan semakin beragam dan penuh tantangan. Informasi begitu melimpah, opini berseliweran, dan nilai-nilai seringkali saling bertabrakan. Dalam situasi seperti ini, kita memerlukan pedoman yang paling lurus, kokoh, dan tegak yang mampu menjaga dan menegakkan martabat manusia. Itulah inti ajaran Al Quran," ungkapnya.

PTQ yang telah digelar sejak 1968 ini menjadi ruang pembinaan serta dakwah kultural melalui media penyiaran publik dan berfungsi sebagai penguatan nilai-nilai Al-Quran melalui siaran nasional.

Pelaksanaan PTQ ke-55 dilakukan secara terpusat dan hybrid dengan tahapan audisi daring serta grand final secara luring di Jakarta.

Pendaftaran peserta dibuka secara daring pada 9 hingga 16 Februari 2026 dengan total peserta terdaftar sebanyak 1.588 orang dari seluruh Indonesia.

Proses penilaian atau kurasi dilaksanakan pada 18 hingga 24 Februari 2026 secara terpusat menggunakan sistem digital untuk menjamin akurasi dan transparansi.

Kategori tilawah diikuti peserta umum dari seluruh satuan kerja dan stasiun produksi RRI se-Indonesia, sedangkan kategori tausiyah, tahfidz, dan tartil sensorik netra diikuti utusan dari 17 koordinator wilayah RRI.

Batasan usia peserta untuk kategori tilawah, tausiyah, dan tahfidz adalah 17 hingga 30 tahun, sementara kategori tartil sensorik netra diperuntukkan bagi peserta berusia 17 hingga 35 tahun.

Sebanyak 18 orang dewan hakim dari Kementerian Agama telah dikukuhkan untuk menilai peserta secara profesional, objektif, dan independen sesuai standar keilmuan Al-Quran.

Direktur Utama LPP RRI, Hendrasmo, menyatakan bahwa grand final nasional akan menghadirkan 24 finalis yang terdiri dari tiga putra dan tiga putri di setiap kategori.

Grand final nasional diselenggarakan secara langsung di RRI Jakarta pada 27 Februari 2026 dan akan disiarkan melalui jaringan nasional serta platform digital RRI.

Hendrasmo menegaskan bahwa "Melalui jaringan siaran nasional, platform digital RRI, serta dukungan multiplatform, PTQ ke-55 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga gerakan literasi Qurani yang menjangkau generasi muda, keluarga Muslim, dan komunitas religius di seluruh Indonesia. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat mental spiritual generasi muda dan membawa manfaat bagi umat," ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat mental spiritual generasi muda serta membawa manfaat luas bagi umat dan masyarakat Indonesia.

Penulis :
Ahmad Yusuf