Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Hubungan Indonesia dan Malaysia Semakin Erat, Utut Adianto Tegaskan Prinsip Satu Keluarga dalam Diplomasi Bilateral

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Hubungan Indonesia dan Malaysia Semakin Erat, Utut Adianto Tegaskan Prinsip Satu Keluarga dalam Diplomasi Bilateral
Foto: Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto saat menerima kunjungan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 18/02/2026 (sumber: DPR RI)

Pantau - Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menerima kunjungan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 18 Februari 2026, dan menegaskan hubungan bilateral kedua negara terus menunjukkan perkembangan positif di berbagai sektor strategis.

Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama Indonesia dan Malaysia di bidang ekonomi, perdagangan, pariwisata, serta kolaborasi lintas sektor yang dinilai semakin solid.

Utut menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Malaysia dilandasi prinsip satu keluarga sebagai bangsa serumpun.

“Kita bangsa serumpun yang harus mendudukkan bahwa kita keluarga. Karena satu keluarga itu, kalau ada masalah duduk (diskusi),” ungkapnya menekankan pentingnya dialog dalam menyelesaikan persoalan bilateral.

Perdagangan dan Pariwisata Kian Menguat

Di bidang perdagangan, Utut menyampaikan bahwa hubungan ekonomi kedua negara semakin kuat dengan Indonesia mencatat surplus perdagangan terhadap Malaysia.

Surplus tersebut dinilai menunjukkan posisi ekonomi Indonesia yang semakin kokoh sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pertumbuhan lapangan kerja.

Produk-produk Indonesia disebut semakin populer di pasar Malaysia, sementara komoditas Malaysia tetap menjadi bagian penting dalam memenuhi kebutuhan domestik Indonesia.

Di sektor pariwisata, kunjungan wisatawan Indonesia ke Malaysia memberikan kontribusi signifikan terhadap industri pariwisata negara tersebut.

Sementara itu, wisatawan Malaysia tercatat sebagai penyumbang terbesar bagi sektor pariwisata Indonesia meskipun jumlahnya tidak sebanyak wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Malaysia.

“Turis Indonesia makin banyak ke Malaysia. Turis Malaysia penyumbang terbesar ke Indonesia, walaupun tidak sebanyak orang Malaysia ke sini. Tapi sekali lagi, itu karena kita penduduknya jauh lebih besar,” jelasnya.

Aktivitas perdagangan dan pariwisata tersebut diyakini tidak hanya memperkuat ekonomi lokal, tetapi juga mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan Malaysia.

Apresiasi untuk Peran Duta Besar Malaysia

Pada kesempatan itu, Utut juga menyoroti peran Dato Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

Selama masa tugasnya, Dato Syed dinilai aktif mengatur berbagai pertemuan formal antara pejabat Indonesia dan Malaysia guna mempererat kerja sama bilateral.

“Tetapi yang paling penting dari beliau, kita paham bahwa beliau sangat memahami masalah Indonesia. Beliau sudah berbuat banyak, misalnya mengakselerasi orang yang mau ke Malaysia, pertemuan formal antara dua negara pejabatnya,” tegasnya.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kolaborasi kedua negara dalam menghadapi tantangan regional maupun global.

Penulis :
Arian Mesa