
Pantau - Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan para bupati di wilayah tersebut dalam menangani pengungsi pascainsiden penembakan terhadap dua pilot pesawat.
Ia menyampaikan, "Kami menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Gubernur Papua Selatan dan (para) bupati se-wilayah Papua Selatan yang telah cepat melakukan langkah-langkah penanganan pengungsi, termasuk guru dan tenaga kesehatan yang sedang mengabdi," ungkapnya dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Ribka menilai respons sigap pemerintah daerah sangat penting untuk menjaga keselamatan aparatur serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan di tengah situasi yang berkembang.
Menurutnya, koordinasi cepat antara pemerintah daerah dan unsur terkait menjadi kunci dalam penanganan awal situasi di lapangan pascainsiden tersebut.
Ia menegaskan, "(Kemendagri) terus membangun koordinasi dengan pihak pemerintah daerah untuk langkah-langkah penanganan selanjutnya,".
Tekankan Koordinasi dan Keamanan Masyarakat
Ribka menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan layanan dasar bagi masyarakat di Papua Selatan dan Papua Pegunungan agar aktivitas pendidikan dan pelayanan kesehatan tetap berjalan.
Ia meminta agar fasilitas yang tersedia di wilayah Provinsi Papua Pegunungan dan Papua Selatan dimanfaatkan secara optimal guna menjamin pelayanan kepada masyarakat tidak terhenti.
Ia mengingatkan, "Agar dipastikan masyarakat tetap aman dan terkendali," tegasnya.
Ia juga menyampaikan, "Kepada gubernur dan wakil gubernur, DPRP, MRP, bupati dan wakil bupati, Forkopimda, DPRD, tokoh agama dan tokoh masyarakat Papua Selatan, serta Kabupaten Yahukimo Provinsi Papua Pegunungan, (kami harapkan) dapat mendukung agar masyarakat tidak panik," ujarnya.
Empat Puskesmas di Boven Digoel Ditutup Sementara
Sejalan dengan upaya menjaga keselamatan aparatur dan memastikan situasi tetap terkendali, Pemerintah Provinsi Papua Selatan melaporkan langkah antisipatif di sektor layanan kesehatan.
Berdasarkan laporan Gubernur Papua Selatan, pelayanan kesehatan di empat puskesmas di Kabupaten Boven Digoel, yakni Puskesmas Yaniruma, Puskesmas Firiwage, Puskesmas Kombay, dan Puskesmas Manggelum, untuk sementara ditutup.
Para tenaga kesehatan di keempat puskesmas tersebut telah dievakuasi ke Tanah Merah, ibu kota Kabupaten Boven Digoel, guna menjaga keselamatan mereka.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, Ribka optimistis situasi tetap terkendali dan pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan sebagaimana mestinya.
- Penulis :
- Shila Glorya







