
Pantau - Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dan Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin genap satu tahun memimpin Kota Bogor pada Jumat 20 Februari 2026 sejak dilantik di Istana Merdeka, Jakarta pada 20 Februari 2025.
Pelantikan tersebut dilakukan Presiden Prabowo Subianto bersama 961 kepala daerah yang terdiri atas 33 gubernur, 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, serta 85 wali kota dan 85 wakil wali kota secara serentak.
Setelah pelantikan, para kepala daerah mengikuti pembekalan atau retret di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah.
Dedie A Rachim mengatakan, "Yang paling utama adalah bagaimana menyelaraskan kepentingan pusat dan daerah,".
Ia menyampaikan pendekatan awal kepemimpinannya adalah mengikuti rangkaian proses Astacita hingga implementasinya di Kota Bogor.
"Kami juga memiliki prioritas di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan infrastruktur," katanya.
Penyegaran Pejabat dan Target Infrastruktur
Menjelang satu tahun kepemimpinan, Pemerintah Kota Bogor melakukan perombakan terhadap 245 pejabat meliputi pejabat tinggi pratama, administrator, pengawas, fungsional, kepala sekolah, dan kepala puskesmas sebagai proses penyegaran organisasi.
Target ke depan antara lain penyelesaian akses jalur Bogor Selatan yang menghubungkan empat kelurahan terdampak longsor melalui pembebasan lahan dan pembangunan trase baru.
Pemkot Bogor juga mengoptimalkan penerapan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2023 tentang pembatasan usia teknis angkutan kota maksimal 20 tahun guna menyesuaikan rasio jumlah dan sebaran angkot serta mengurangi potensi kemacetan.
Dedie menyampaikan adanya tugas khusus dari Presiden Prabowo untuk menjaga lingkungan dan kebersihan.
Pekerjaan rumah lainnya meliputi penataan pedagang kaki lima serta pembenahan dan penataan transportasi.
Ia menegaskan, "Sehingga lurah harus tahu siapa yang harus dibantu, siapa warga yang sakit dan tidak mungkin kita bawa ke rumah sakit. Koordinasikan dengan puskesmas, lakukan langkah untuk melihat langsung warga yang sedang sakit atau membutuhkan pertolongan,".
Pemerintah diharapkan hadir hingga tingkat lingkungan terkecil agar masyarakat dapat merasakan manfaat secara langsung.
- Penulis :
- Aditya Yohan







