Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Komisi XII DPR Tinjau Bauran EBT Jawa Barat yang Lampaui Target, Dorong Optimalisasi Geothermal

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Komisi XII DPR Tinjau Bauran EBT Jawa Barat yang Lampaui Target, Dorong Optimalisasi Geothermal
Foto: (Sumber: Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Dony Maryadi Oekon, saat Rapat Kunjungan Kerja Reses bersama PT PLN (Persero) UID Jawa Barat, Jumat, (20/02/2026). Foto: Upi/Karisma.)

Pantau - Komisi XII DPR RI meninjau implementasi bauran Energi Baru Terbarukan di Provinsi Jawa Barat yang telah mencapai 24,46 persen pada 2024 atau melampaui target Rencana Umum Energi Daerah sebesar 20 persen untuk 2025.

Kunjungan kerja reses tersebut dilakukan dalam rangka percepatan transisi energi dan penguatan bauran energi bersih di daerah.

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Dony Maryadi Oekon menekankan pentingnya memaksimalkan potensi panas bumi atau geothermal untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil yang diproyeksikan meningkat hingga 69,43 juta ton pada 2050.

"Kalau bicara geothermal, persiapannya memang lebih lama dibandingkan tenaga surya, bisa memakan waktu hampir 10 tahun. Namun kita akui bahwa energi geothermal ini bertindak sebagai base load, sehingga aliran listriknya bisa hadir 24 jam penuh,", ujar Dony.

Dalam kunjungan tersebut Komisi XII dijadwalkan bertemu dengan operator geothermal utama di Jawa Barat yakni PT Star Energy Geothermal dan PT Geo Dipa Energi Persero.

Indonesia diketahui memiliki potensi geothermal tertinggi di dunia dengan potensi di Jawa Barat mencapai 192 gigawatt.

Namun dari potensi tersebut baru sekitar 2 persen yang telah dimanfaatkan.

Dony menegaskan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dan Kementerian ESDM dalam pengembangan serta sosialisasi energi panas bumi kepada masyarakat.

"Kami, meminta Pemerintah Daerah dan Kementerian ESDM untuk lebih masif mensosialisasikan manfaat energi panas bumi kepada masyarakat luas,", tegasnya.

Komisi XII mendorong optimalisasi pengembangan geothermal agar percepatan transisi energi nasional dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Penulis :
Ahmad Yusuf