
Pantau - Polda Aceh menyatakan progres pembangunan 150 unit hunian tetap (huntap) bagi korban banjir bandang di Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Tamiang, telah mencapai 45 persen.
Kepala Bidang Humas Polda Aceh Joko Krisdiyanto menyampaikan selain progres fisik bangunan 45 persen, pemerataan lahan di lokasi pembangunan sudah mencapai 80 persen.
Huntap tersebut dibangun di atas lahan seluas 7,5 hektare di Desa Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, untuk korban bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025.
Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah sebelumnya meninjau langsung pembangunan huntap sebagai bentuk komitmen Polri memastikan progres berjalan sesuai rencana.
Pengerjaan dilakukan secara intensif pagi, siang, hingga malam hari dengan estimasi waktu sekitar 45 hari.
Target penyelesaian dijadwalkan rampung pada Mei 2026 agar korban bencana dapat segera menempati hunian tetap.
Jika memungkinkan, seusai Lebaran Idul Fitri atau menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, seluruh unit akan memasuki tahap akhir.
Pembangunan huntap tidak hanya berfokus pada fisik bangunan, tetapi juga bertujuan mengembalikan rasa aman dan membangkitkan harapan masyarakat terdampak.
Polda Aceh berharap dengan kerja keras personel dan dukungan masyarakat, hunian tetap tersebut segera dapat ditempati oleh korban bencana.
- Penulis :
- Gerry Eka








