Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  News

Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Lima Kecamatan, Evaluasi Total Segera Dilakukan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Lima Kecamatan, Evaluasi Total Segera Dilakukan
Foto: (Sumber: Bupati Probolinggo M. Haris bersama Wabup Fahmi AHZ turun langsung meninjau lokasi banjir di Kecamatan Kraksaan, Minggu (22/2/2026). ANTARA/HO-Diskominfo Kabupaten Probolinggo.)

Pantau - Bupati Probolinggo Mohammad Haris bersama Wakil Bupati Fahmi AHZ memimpin langsung penanganan banjir yang merendam lima kecamatan dengan turun ke lokasi terdampak di Kecamatan Kraksaan.

Bupati Haris mengatakan “Saya minta kepada tim Siaga Bencana, Camat dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk betul-betul melaksanakan evaluasi dan asesmen total serta mengajak seluruh lapisan masyarakat menyelesaikan persoalan banjir,”.

Ia menyebut banjir tahun ini merupakan salah satu yang tertinggi akibat curah hujan ekstrem di wilayah hulu dan hilir Kabupaten Probolinggo.

Pemerintah Kabupaten Probolinggo menegaskan tidak hanya menyalahkan faktor cuaca, tetapi akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penanganan banjir.

Ia menegaskan “Evaluasi dan asesmen menyeluruh harus segera dilakukan, terlebih Kraksaan merupakan ibu kota Kabupaten Probolinggo,”.

Kabupaten Probolinggo memiliki bentang alam yang luas dan bervariasi dari 0 hingga 3.000 meter di atas permukaan laut sehingga memerlukan konsep penanganan komprehensif berbasis kajian teknis yang matang.

Haris menyampaikan “Pemkab Probolinggo adalah satu sistem. Bukan hanya Bupati dan Wabup, tapi juga DPRD, Sekda, Kepala OPD, camat dan seluruh jajaran yang selalu siaga. Begitu hujan deras tak berhenti, kami semua bersiap menghadapi kemungkinan terburuk,”.

Bupati juga menyampaikan duka atas musibah yang menimpa anak-anak warga Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton, yang terseret arus banjir.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo Rachmad Hidayanto mengatakan “Kami menunggu hasil asesmen terlebih dahulu. Jika sudah terdata, kami akan mempertimbangkan penyaluran bantuan cadangan pangan berupa beras bagi keluarga terdampak. Karena ada empat kecamatan terdampak, pendataan akan dikonsentrasikan melalui BPBD agar satu pintu,”.

Camat Kraksaan Puja Kurniawan menyebut tiga kelurahan terdampak luapan Sungai Kertosono yakni Sidomukti, Patokan, dan Kraksaan Wetan.

Wilayah desa terdampak meliputi Rangkang, Sidopekso, Bulu, Alassumur Kulon, dan Kandangjati Wetan.

Hampir seluruh sungai di Kecamatan Kraksaan mengalami lonjakan debit air signifikan sejak Sabtu malam (21/1) akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

Puja Kurniawan menyampaikan “Untuk mekanisme penyaluran bantuan dan upaya pemulihan lanjutan, kami masih menunggu hasil asesmen dari BPBD, Dinas PUPR, Perkim dan OPD terkait. Jika diperlukan kerja bakti, kami juga akan mengerahkan masyarakat melalui program padat karya tunai,”.

Pemerintah Kabupaten Probolinggo terus mengintensifkan koordinasi lintas sektor untuk memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama serta menyiapkan langkah pemulihan yang berkelanjutan.

Penulis :
Gerry Eka