
Pantau - Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan menggelar program Andalan Ramadhan Mengaji pada 23 hingga 28 Februari 2026 di seluruh SMA dan SMK se-Sulsel guna mencegah dan memberantas buta aksara Al Quran.
Program tahunan yang dilaksanakan setiap bulan Ramadhan ini melibatkan berbagai pihak termasuk Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) untuk mengawal jalannya kegiatan.
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Iqbal Nadjamuddin mengatakan, "Ramadhan Andalan Mengaji ini sudah menjadi program rutin kita setiap bulan puasa untuk kegiatan anak-anak di sekolah guna memperkuat dan melakukan pembinaan literasi Al Quran bagi anak-anak di SMA/SMK se-Sulsel,".
Ia menjelaskan program tersebut dilaksanakan sesuai arahan pemerintah pusat melalui surat edaran bersama dari Menteri Pendidikan, Kementerian Agama, dan Kementerian Dalam Negeri terkait kegiatan selama bulan Ramadhan.
Iqbal menegaskan, "Ini juga dalam rangka mau mencegah buta aksara Al Quran bagi anak-anak sekolah, yang tidak bisa mengaji. Itu kita usahakan di kegiatan ini, kita pandu supaya mereka bisa mengaji,".
Pendataan dan Penguatan Literasi
Pada saat penerimaan siswa baru, Dinas Pendidikan telah menginstruksikan sekolah untuk mendata kemampuan mengaji siswa dengan kategori kurang, sedang, dan lancar.
Melalui kegiatan Ramadhan ini dilakukan pemantapan bacaan Al Quran serta dorongan bagi siswa untuk menghafal juz 30 sebagai bagian dari penguatan literasi dan penanaman nilai karakter.
Dinas Pendidikan Sulsel juga mendorong sekolah swasta untuk meramaikan program Ramadhan Andalan Mengaji secara mandiri.
Bagi siswa yang beragama lain, sekolah memberikan penguatan keagamaan sesuai dengan kepercayaan masing-masing.
- Penulis :
- Aditya Yohan







