
Pantau - Pasar modal Indonesia menyerahkan donasi sebesar Rp3,96 miliar untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera pada Senin, 23 Februari 2026.
Penyerahan donasi dilakukan di Main Hall BEI, Jakarta, oleh Pejabat Sementara Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik kepada tiga lembaga mitra, yakni Sahabat Pedalaman, BenihBaik.com, dan Wahid Foundation.
Donasi tersebut merupakan bagian dari inisiatif Pasar Modal Peduli yang menjadi wadah kolaborasi Self-Regulatory Organizations (SRO).
SRO yang terlibat terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Kolaborasi ini juga melibatkan perusahaan tercatat atau emiten, Anggota Bursa (AB), serta pelaku pasar lainnya.
Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad menyampaikan bahwa "Rangkaian kegiatan Corporate Social Responsibility CSR ini menjadi representasi komitmen bersama bahwa pertumbuhan dan keberlanjutan pasar modal harus berjalan seiring dengan kontribusi nyata kepada masyarakat," ungkapnya.
Perbaikan Infrastruktur di Tiga Provinsi
Dukungan pasar modal Indonesia diwujudkan melalui perbaikan infrastruktur vital di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Perbaikan tersebut mencakup konektivitas antarwilayah, penyediaan air bersih, fasilitas sanitasi, serta sarana ibadah dan pendidikan.
Kolaborasi pemulihan infrastruktur pascabencana di wilayah Sumatera direalisasikan melalui sejumlah program konkret bersama mitra lembaga sosial.
Pemulihan infrastruktur ibadah dan pendidikan dilakukan melalui reaktivasi masjid, meunasah, dan dayah di wilayah Aceh bersama Wahid Foundation.
Pembangunan sumur bor, fasilitas sanitasi MCK komunal, serta sarana pendidikan dilaksanakan bersama BenihBaik.com untuk memastikan akses air bersih dan fasilitas belajar yang layak bagi masyarakat terdampak.
Pembangunan jembatan, sumur bor, dan fasilitas sanitasi MCK dilakukan bersama Sahabat Pedalaman guna memulihkan konektivitas dan meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat.
Komitmen Pemulihan Jangka Panjang
Kautsar menjelaskan bahwa melalui kolaborasi ini para pelaku pasar dan seluruh pemangku kepentingan tidak hanya memberikan bantuan jangka pendek, namun turut berkontribusi dalam membangun kembali fondasi kehidupan masyarakat.
Kontribusi tersebut mencakup pemulihan akses air bersih, sanitasi, konektivitas wilayah, hingga penguatan fungsi sosial dan pendidikan di daerah terdampak.
Ia menegaskan bahwa “Tidak hanya sebagai motor penggerak investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional, pasar modal Indonesia juga hadir sebagai bagian integral dari solusi sosial yang inklusif dan berorientasi pada pemulihan jangka panjang.”
- Penulis :
- Leon Weldrick







