
Pantau - Komisi IX DPR RI menyoroti kesiapan sumber daya manusia dalam pelaksanaan program makan bergizi nasional yang dijalankan Badan Gizi Nasional saat Kunjungan Kerja di Jambi pada Senin (23/2/2026).
Kekurangan tenaga ahli gizi dinilai berpotensi menghambat kualitas program prioritas pemerintah tersebut meski distribusi makanan telah berjalan.
Anggota Komisi IX DPR RI Muazzim Akbar menegaskan keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh distribusi makanan tetapi juga kandungan gizi yang diberikan kepada masyarakat.
"Badan Gizi Nasional ini adalah salah satu program prioritas pemerintah Presiden Prabowo yang harus kita dukung bersama. Permasalahan SDM kaitan dengan gizi perlu menjadi perhatian karena kalau SDM gizi ini tidak terpenuhi ini repot juga nanti," ungkap Muazzim kepada Parlementaria dalam Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI di Jambi, Senin 23 Februari 2026.
Dorong Kerja Sama dengan Sekolah dan Poltekkes
Muazzim mendorong pemerintah daerah bekerja sama dengan politeknik kesehatan maupun sekolah yang memiliki jurusan gizi guna memenuhi kebutuhan tenaga profesional di lapangan.
"Perlu ada kerja sama dengan sekolah-sekolah yang memang ada jurusan gizi supaya SDM yang dibutuhkan bisa terpenuhi," tambahnya.
Ia juga menyebut koperasi desa dan kelurahan yang sedang dibangun dapat menjadi mitra penyedia bahan pangan setelah operasional berjalan penuh.
Percepat Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Gizi
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh mengungkapkan jumlah petugas bersertifikat saat ini masih sangat terbatas sehingga perlu percepatan pelatihan.
"Ada kesulitan mencari petugas ahli gizi dan masih sangat sedikit yang memiliki sertifikat, ini harus kita dorong agar semuanya bisa berjalan dengan lancar," ujarnya.
Ia mengusulkan pelibatan balai latihan kerja untuk menyiapkan tenaga ahli gizi agar kebutuhan petugas di lapangan dapat terpenuhi.
"Tadi kita konekkan dengan balai latihan agar nantinya bisa melakukan pelatihan untuk tenaga ahli gizi sehingga kebutuhan di SPPK bisa terpenuhi," jelasnya.
Berita yang dipublikasikan pada 25 Februari 2026 tersebut berasal dari KOMISI9 dan ditulis oleh hal serta aha.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







