
Pantau - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meminta prajurit batalyon teritorial pembangunan memberikan rasa aman kepada masyarakat dengan melindungi dan melayani secara maksimal.
Pesan tersebut disampaikan saat Sjafrie meninjau prajurit Batalyon Infanteri TP 848/Satya Pandya Cakti yang merupakan bagian dari Brigif TP 88/KBK Kodam II/Sriwijaya di Anak Tuha, Lampung Tengah.
"Kehadiran satuan harus dirasakan rakyat sebagai pelindung dan pengayom. Dengan demikian, tumbuh rasa memiliki dari masyarakat terhadap TNI,” ujarnya.
Menurut Sjafrie, prajurit Yon TP dapat melakukan berbagai langkah untuk memastikan masyarakat merasa aman.
Salah satu langkah yang disarankan adalah patroli bermotor bersenjata dengan sistem buddy system sebagai upaya preventif mengantisipasi gangguan kamtibmas seperti begal dan peredaran narkoba.
Selain patroli, prajurit juga didorong menggandeng masyarakat dalam kegiatan positif seperti pembudidayaan perkebunan atau bahan pangan.
Upaya tersebut dinilai dapat membuka wawasan masyarakat dalam pengelolaan pangan sehingga roda perekonomian bergerak dan angka kriminalitas menurun.
Di akhir kunjungan, Sjafrie meminta prajurit meningkatkan semangat dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
"Prajurit harus memiliki kemampuan, tetapi lebih dari itu harus memiliki kesanggupan untuk hadir dan mengabdi kepada rakyat," tegas Sjafrie.
- Penulis :
- Aditya Yohan







