
Pantau - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa seorang pemimpin harus menggunakan kalbu dan mata hati agar kebijakan serta arah kepemimpinannya tetap berada di jalan yang benar saat menjadi pembicara dalam Ramadhan Leadership Camp di Asrama Haji Sudiang Makassar pada 22-28 Februari 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tersebut menjadi momentum bagi Mentan Amran untuk berbagi pandangan tentang kepemimpinan di hadapan para peserta.
Kepemimpinan Harus Siap Menghadapi Tekanan
Ia menyampaikan bahwa tekanan dalam menjalankan amanah bukan untuk dihindari, melainkan harus dijalani sebagai bagian dari proses pembentukan karakter seorang pemimpin.
Mentan Amran menganalogikan tekanan tersebut seperti proses terbentuknya berlian yang lahir dari tekanan besar.
"Ketika menjadi pemimpin gunakan kalbu, gunakan mata hati. Itu pasti berada di jalan yang benar." ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya memimpin diri sendiri sebelum memimpin orang lain dalam setiap tanggung jawab yang diemban.
"Untuk jadi pemimpin maka pimpin diri terlebih dahulu. Jika ingin jadi pemimpin, insya Allah bisa memimpin." ujarnya.
Perubahan Mindset dan Integritas Jadi Fondasi
Lebih lanjut, Mentan Amran menekankan pentingnya integritas, keberanian mengubah pola pikir, serta kepercayaan diri sebagai fondasi membangun kepemimpinan yang kuat.
Ia mengutip pernyataan Albert Einstein yang diterjemahkan sebagai, "Kegilaan adalah melakukan hal yang sama berulang kali dan mengharapkan hasil yang berbeda.".
"Artinya orang-orang yang dianggap gila melakukan sesuatu yang sama terus tetapi ingin hasil yang berbeda." jelasnya.
Selain itu, ia juga mengutip QS. Ar-Ra’d ayat 11 yang berbunyi, "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.".
Dua kutipan tersebut menjadi penegasan bahwa perubahan nasib pegawai, termasuk di lingkup pemerintahan daerah, sangat bergantung pada perubahan pola pikir dan integritas masing-masing individu.
"Pegawai harus mengubah mindset-nya dan harus menjadi teladan yang baik." tegasnya.
- Penulis :
- Leon Weldrick







