HOME  ⁄  Geopolitik

Seruan Jerman dan Prancis Dorong Negosiasi Damai Israel-Lebanon di Tengah Gencatan Senjata 10 Hari

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Seruan Jerman dan Prancis Dorong Negosiasi Damai Israel-Lebanon di Tengah Gencatan Senjata 10 Hari
Foto: Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul (sumber: Xinhua)

Pantau - Jerman melalui Johann Wadephul pada Jumat mendesak Israel dan Lebanon melanjutkan negosiasi langsung guna mencapai perdamaian jangka panjang setelah tercapainya gencatan senjata selama 10 hari yang dimediasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Washington.

Dorongan Negosiasi dan Stabilitas Perbatasan

Wadephul menyambut baik kesepakatan gencatan senjata tersebut dan menyebutnya sebagai “jeda penting” bagi masyarakat di kedua sisi perbatasan yang terdampak konflik.

Ia menegaskan bahwa kesepakatan jangka panjang diperlukan untuk menjamin keamanan di sepanjang Garis Biru yang merupakan batas sepanjang 120 kilometer yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 2000 untuk memisahkan wilayah Israel dan Lebanon.

Menurutnya, stabilitas hanya dapat tercapai jika Hizbullah di Lebanon dilucuti seluruh persenjataannya.

Ia mengungkapkan, “Jerman berkontribusi pada stabilitas di Lebanon dengan mendukung tentara dan pasukan keamanan Lebanon. Sebagai donor kemanusiaan terbesar bagi rakyat Lebanon, kami mendukung mereka yang menderita akibat perang, terutama lebih dari satu juta pengungsi di dalam negeri.”

Kekhawatiran Prancis atas Ancaman Gencatan Senjata

Sementara itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan kekhawatiran bahwa gencatan senjata berpotensi terancam akibat operasi militer yang masih berlangsung.

Ia menulis, “Saya sepenuhnya mendukung gencatan senjata antara Hizbullah dan Israel yang diumumkan kemarin oleh Presiden Donald Trump. Saya juga menyatakan keprihatinan bahwa gencatan senjata tersebut mungkin telah dirusak oleh operasi militer yang sedang berlangsung.”

Macron juga menegaskan, “Hizbullah harus meletakkan senjatanya. Israel harus menghormati kedaulatan Lebanon dan menghentikan perang.”

Ia turut menyerukan seluruh pihak yang terlibat konflik untuk melindungi keselamatan warga sipil di kedua wilayah.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menyepakati gencatan senjata selama 10 hari sebagai langkah awal menuju perdamaian.

Penulis :
Arian Mesa