
Pantau - Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyatakan pihaknya menyiapkan pompa air untuk mengantisipasi genangan banjir di sepanjang jalur Pantura saat arus mudik Lebaran 2026.
Ia mengatakan "Nanti kita siapkan pompa di titik-titik yang selama ini kita kenal memang di situ terjadi banjir".
Mulai tahun ini, Kementerian PU membuat posko bersama antara balai jalan dan balai air.
“Mulai tahun ini kita buat posko bersama antara balai jalan dan balai air, terus kemudian tim juga akan bersiaga di situ. Ada pompa segala macam, ada geo-bag dan semua bahan-bahan banjiran di posko itu," ujarnya.
Dengan adanya posko dan tim siaga tersebut, jika terjadi hujan deras dan banjir maka pengeringan dapat dilakukan secepatnya agar arus mudik tidak terganggu.
Kementerian PU juga siap mengantisipasi potensi cuaca ekstrem pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.
Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti menyampaikan bahwa pihaknya mengantisipasi hujan dengan intensitas tinggi, genangan, dan longsor di sejumlah titik rawan.
Untuk ruas tol disiagakan posko, Disaster Relief Unit (DRU), alat berat, serta material tanggap darurat.
Untuk jalan nasional, Direktorat Jenderal Bina Marga telah memetakan lokasi rawan longsor, banjir, dan kecelakaan.
Ditjen Bina Marga juga menyiapkan mekanisme pelaporan harian kondisi jalan dan lalu lintas selama periode Lebaran.
Koordinasi dilakukan bersama Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Korps Lalu Lintas Polri, dan Kementerian Perhubungan untuk pengaturan lalu lintas jika terjadi gangguan.
Apabila terjadi gangguan, respons cepat di lapangan akan dilakukan agar mobilitas masyarakat tetap terjaga.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi sebelumnya juga meminta semua pihak mengantisipasi cuaca ekstrem selama Angkutan Lebaran 2026.
- Penulis :
- Aditya Yohan







