Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

AHY Berharap Serangan AS-Israel ke Iran Tidak Terlalu Mengganggu Sektor Penerbangan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

AHY Berharap Serangan AS-Israel ke Iran Tidak Terlalu Mengganggu Sektor Penerbangan
Foto: (Sumber: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono saat ditemui usai gelaran festival imlek "Harmoni Imlek Nusantara" di Jakarta, Sabtu (28/2/2026) malam. ANTARA/Sinta Ambar.)

Pantau - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berharap serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran tidak berdampak serius pada sektor penerbangan.

Berita ini dimuat pada Minggu, 1 Maret 2026 pukul 02:58 WIB dengan waktu baca 2 menit dari Jakarta.

AHY menyampaikan pernyataan tersebut saat ditemui usai puncak perayaan Imlek di Jakarta pada Sabtu.

Ia menyatakan, "Kita tetap mengantisipasi. Saya rasa ini sesuatu yang memang harus bisa kita mitigasi, termasuk mudah-mudahan tidak terlalu mengganggu penerbangan,".

AHY meyakini maskapai penerbangan dunia akan memperhitungkan risiko termasuk aspek keselamatan penumpang dalam menentukan lintasan penerbangan.

Ia menambahkan, "Maskapai-maskapai juga akan menghitung kembali faktor keselamatan nomor satu, karena lintasannya tidak pernah bisa kita prediksi ya, namanya perang apalagi menggunakan misil, rudal jarak jauh,".

Dampak Geopolitik dan Kekhawatiran Ekonomi

AHY berharap persoalan geopolitik tersebut dapat segera berakhir agar tidak menimbulkan dampak lanjutan.

Ia menyatakan, "Sekali lagi kita berharap ini bisa segera berakhir ya. Karena memang ini akan mengakibatkan bukan hanya tragedi kemanusiaan, tetapi juga akan menyebabkan berbagai tantangan yang berat di sektor ekonomi, termasuk energi dunia,".

Disebutkan bahwa Israel pada Sabtu, 28 Februari, melancarkan serangan terhadap lokasi sipil dan infrastruktur vital di Teheran serta beberapa kota lainnya yang dinilai melanggar integritas teritorial dan kedaulatan nasional Republik Islam Iran.

Serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran disebut sebagai pelanggaran terhadap Pasal 2 ayat 4 Piagam PBB dan merupakan tindakan agresi terhadap Republik Islam Iran.

Iran memandang tindakan Washington dan Tel Aviv sebagai ancaman serius terhadap perdamaian dan keamanan regional maupun internasional serta menyatakan memiliki hak untuk membalas berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB.

Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran disebut akan menggunakan hak tersebut untuk mempertahankan integritas teritorial dan kedaulatan nasional dengan memberikan respons tegas terhadap agresi Israel dan Amerika Serikat.

Penulis :
Gerry Eka