Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Bandara Soetta Umumkan Penundaan dan Pembatalan Penerbangan Menuju Timur Tengah

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Bandara Soetta Umumkan Penundaan dan Pembatalan Penerbangan Menuju Timur Tengah
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Sejumlah calon penumpang beraktivitas di area Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten. ANTARA/Azmi Samsul M.)

Pantau - PT Angkasa Pura Indonesia InJourney Airports Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengungkapkan adanya pembatalan dan penundaan sejumlah penerbangan menuju Timur Tengah akibat penutupan wilayah udara di beberapa negara kawasan tersebut.

Berita ini dimuat pada Minggu, 1 Maret 2026 pukul 05:52 WIB dengan waktu baca 2 menit dari Tangerang, Banten.

Pgs Asst Deputy Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Aziz Fahmi Harahap menyampaikan sejumlah penerbangan yang terdampak antara lain Etihad Airways EY472 tujuan Abu Dhabi, Qatar Airways QR954 dan QR957 tujuan Doha, Emirates EK357 tujuan Dubai, Etihad Airways EY475 dan EY473 tujuan Abu Dhabi, serta Garuda Indonesia GA900 tujuan Doha.

Untuk penerbangan kedatangan, Etihad Airways EY472 rute Abu Dhabi-Jakarta dan Qatar Airways QR954 rute Doha-Jakarta berstatus batal.

Aziz Fahmi Harahap menyatakan, "Untuk penerbangan kedatangan, tercatat penerbangan Etihad Airways EY 472 rute Abu Dhabi-Jakarta dan Qatar Airways QR 954 rute Doha-Jakarta berstatus cancel,".

Penanganan Penumpang dan Koordinasi Maskapai

Pihak bandara telah memberikan penanganan terhadap penumpang terdampak sesuai prosedur yang berlaku termasuk proses pembatalan dokumen perjalanan di area imigrasi serta koordinasi dengan maskapai untuk pengaturan akomodasi dan penjadwalan ulang.

Aziz Fahmi Harahap menyampaikan, "Secara umum, situasi di terminal tetap dalam kondisi aman dan kondusif,".

Operasional penerbangan internasional lainnya di Bandara Soekarno-Hatta dipastikan tetap berlangsung aman dan lancar dengan pelayanan kepada pengguna jasa berjalan optimal baik pada proses keberangkatan maupun kedatangan.

Ia menyatakan, "Koordinasi intensif senantiasa dilakukan dengan maskapai penerbangan, otoritas bandara, serta instansi terkait lainnya guna mengantisipasi berbagai kemungkinan dinamika operasional dan memastikan standar keselamatan, keamanan, serta pelayanan tetap terjaga,".

InJourney mengimbau calon penumpang tujuan Timur Tengah untuk memantau perkembangan informasi penerbangan melalui kanal resmi maskapai atau layanan pelanggan masing-masing.

Aziz Fahmi Harahap menyampaikan, "Sejalan itu, kami juga terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan operasional di seluruh terminal, khususnya pada layanan penerbangan internasional, agar setiap potensi kendala dapat direspons secara cepat dan tepat,".

Penulis :
Gerry Eka