
Pantau - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla menegaskan zakat, wakaf, dan pajak memiliki peran penting dalam pembangunan serta kesejahteraan masyarakat dan mendorong umat memperkuat kepemilikan aset agar kontribusi semakin besar.
Wakaf Berperan Bangun Masjid dan Sekolah
JK menyatakan, "Di Indonesia, zakat itu penting, wajib. Sumbangan wakaf dan lainnya juga berjalan. Keduanya jalan," ujarnya di Jakarta.
Ia menyebut terdapat sekitar 800 ribu masjid di Indonesia yang sebagian besar dibangun melalui wakaf dan sumbangan masyarakat, bukan semata-mata dari dana zakat.
Selain masjid, banyak madrasah dan sekolah berdiri berkat kontribusi wakaf serta donasi umat.
Jelaskan Perbedaan Zakat dan Pajak
JK menjelaskan pajak dihitung dari keuntungan atau penghasilan dengan tarif sekitar 20 hingga 25 persen dari laba.
Sementara itu, zakat sebesar 2,5 persen dari aset yang dimiliki.
Menurutnya, karena dihitung dari total aset, dampak zakat bisa besar terutama jika kepemilikan aset umat meningkat.
JK mendorong umat Islam meningkatkan kemampuan ekonomi dan kepemilikan aset agar kontribusi zakat semakin besar dan memberi dampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap perdebatan soal zakat dan pajak tidak berkembang liar melainkan difokuskan pada penguatan ekonomi umat melalui optimalisasi pengelolaan zakat dan wakaf.
- Penulis :
- Gerry Eka








