Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Pesisir Lombok dan Sumbawa hingga 4 Maret 2026

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Pesisir Lombok dan Sumbawa hingga 4 Maret 2026
Foto: (Sumber: Warga mengendarai sepeda motor di jalan yang tergerus abrasi di kampung nelayan Pondok Perasi, Kelurahan Bintaro, Ampenan, Mataram, NTB, Jumat (16/1/2026). ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/bar.)

Pantau - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob di pesisir Lombok dan Sumbawa Nusa Tenggara Barat yang berlaku hingga 4 Maret 2026 akibat pasang air laut maksimum yang dipicu fase bulan purnama.

Pasang Maksimum Terjadi Malam Hari

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG NTB Satria Topan Primadi menyampaikan pasang maksimum di wilayah Lembar diperkirakan terjadi antara pukul 20.00 hingga 00.00 WITA dan di Sape antara pukul 20.00 hingga 01.00 WITA.

Wilayah yang berpotensi terdampak di Pulau Lombok meliputi Ampenan, Sekarbela, Gerung, Lembar, Pemenang, Jerowaru, dan Labuan Lombok.

Sementara di Pulau Sumbawa potensi genangan terjadi di Palibelo, Woha, Bolo, serta beberapa kecamatan lainnya.

BMKG mengimbau masyarakat di kawasan pesisir, bantaran sungai, dan daerah rendah untuk meningkatkan kewaspadaan terutama pada malam hari saat pasang laut maksimum.

Dipicu Fase Worm Moon dan Gerhana Bulan

Fenomena bulan purnama yang dikenal sebagai Worm Moon berkontribusi terhadap pasang tertinggi yang berpotensi meningkatkan risiko genangan air laut ke daratan pesisir.

Selain itu pada 3 Maret 2026 juga akan terjadi gerhana bulan total yang berlangsung selama 59 menit 27 detik.

BMKG meminta masyarakat memantau informasi cuaca dan peringatan resmi guna meminimalkan risiko dampak banjir rob.

Penulis :
Gerry Eka