
Pantau - Pemerintah Kabupaten Gianyar, Bali, memetakan aset daerah yang berpotensi digunakan untuk mendukung penambahan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Gianyar I Ketut Pasek Lanang Sadia mengatakan koordinasi terus dilakukan bersama pelaksana di lapangan.
"Kami terus melakukan koordinasi dengan pelaksana mulai dari Forkopimda, Dandim yang sangat membantu, terutama untuk aset yang kami miliki di pemda," kata Pasek di sela peninjauan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga untuk Program MBG ibu hamil di Batubulan, Gianyar, Bali.
Pasek yang juga tergabung dalam Satuan Tugas SPPG Gianyar menjelaskan hingga saat ini telah terbangun 17 dapur SPPG atau sekitar 30 persen dari kebutuhan.
Selain memetakan aset daerah, pemerintah setempat mempertimbangkan aspek akses distribusi agar layanan berjalan efektif.
Pemerintah daerah juga menyeleksi mitra SPPG yang memenuhi seluruh persyaratan termasuk kesanggupan membangun fasilitas produksi MBG.
Pasek menegaskan, "Program MBG tidak hanya untuk pelajar, tetapi juga kelompok ibu hamil, ibu menyusui dan balita (3B)," ujarnya.
Bali Targetkan Ratusan SPPG Layani 507 Ribu Penerima
Koordinator SPPG Bali Diah Ernitasari menyebut hingga saat ini telah berdiri 212 SPPG di Bali dari target ideal sekitar 355 unit.
Ia mengatakan percepatan terus dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Bali.
"Kami terus koordinasi dengan pemerintah daerah, satuan tugas setempat untuk percepatan SPPG. Kendalanya itu lokasi, akses dan kami koordinasikan itu dengan kabupaten/kota," ucapnya.
Badan Gizi Nasional Provinsi Bali pada 2026 menyasar 507 ribu penerima manfaat Program MBG termasuk pelajar dan kelompok 3B.
Pada 2026 ditargetkan telah terbentuk 180 SPPG yang tersebar di seluruh Bali untuk melayani para penerima manfaat.
Hingga Januari 2026, Denpasar, Jembrana, dan Tabanan menjadi daerah dengan rata-rata jumlah SPPG terbanyak yakni sekitar 23 unit.
- Penulis :
- Aditya Yohan







