Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Presiden Prabowo Instruksikan Antisipasi Kelangkaan BBM dan LPG Menjelang Idul Fitri 2026

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Presiden Prabowo Instruksikan Antisipasi Kelangkaan BBM dan LPG Menjelang Idul Fitri 2026
Foto: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (4/3/2026), sebelum mengikuti rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto (sumber: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

Pantau - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran kementerian terkait untuk mengantisipasi potensi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Instruksi tersebut disampaikan Presiden saat memimpin rapat terbatas di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu.

Rapat terbatas itu dihadiri oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

Pemerintah Pastikan Kesiapan Energi dan Pangan

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa rapat tersebut membahas kesiapan sektor energi dan pangan dalam menghadapi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.

"Kita harus memantau semua perkembangan yang ada dalam kesiapan Lebaran, terutama menyangkut dengan energi, BBM nggak boleh ada langka, kemudian LPG, kemudian pangan juga." ungkapnya.

Bahlil menyampaikan bahwa dirinya bersama Zulkifli Hasan juga melaporkan langsung kepada Presiden mengenai kondisi harga energi dan pangan yang saat ini masih terjangkau bagi masyarakat.

"Dari sektor energi maupun pangan terhadap harga-harga juga masih dalam kondisi yang terjangkau." katanya.

Ia menambahkan bahwa rapat tersebut menjadi langkah crosscheck terakhir untuk memastikan seluruh kesiapan pemerintah menjelang Lebaran berjalan optimal.

Stok Beras Nasional Dipastikan Aman

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa ketersediaan stok pangan nasional saat ini berada dalam kondisi aman dan harga harus tetap terjangkau tanpa mengalami kenaikan.

Zulkifli juga memastikan bahwa kekhawatiran terkait dampak konflik Iran terhadap impor pangan dan nilai tukar rupiah tidak memengaruhi stabilitas pasokan dalam negeri.

Ia menyebutkan bahwa cadangan beras nasional saat ini mencapai sekitar 4 juta ton dan dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Stok 4 juta, lebih dari cukup." katanya.

Pemerintah menyatakan akan terus melakukan pemantauan secara intensif untuk menjaga stabilitas pasokan serta harga energi dan pangan hingga perayaan Idul Fitri.

Penulis :
Shila Glorya