
Pantau - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Abdul Kharis mendorong pemerintah memperluas ekspor beras Indonesia ke berbagai negara setelah keberhasilan pengiriman 2.280 ton beras untuk kebutuhan jamaah haji Indonesia di Arab Saudi.
Ekspor perdana tersebut dilepas langsung oleh Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman di Gudang Perum Bulog Jakarta.
Abdul Kharis mengapresiasi langkah ekspor tersebut dan menilai pengiriman beras ke Arab Saudi menjadi awal yang baik bagi penguatan pasar beras Indonesia di tingkat internasional.
Ia mengatakan "Ini sangat bagus dan mudah-mudahan bisa dikirim ke negara-negara yang lain".
Ekspor Beras Jadi Peluang Pasar Global
Abdul Kharis menyampaikan kebanggaannya atas pengiriman perdana beras Indonesia ke Arab Saudi.
Menurutnya ekspor tersebut dapat memberikan kepastian pasar bagi beras yang dihasilkan oleh para petani di dalam negeri.
Ia mengatakan "Ini awalan yang baik dan semoga akan diikuti dengan ekspor ke negara yang lain".
Sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR yang membidangi sektor pertanian, lingkungan hidup dan kehutanan, serta kelautan dan perikanan, Abdul Kharis berharap ekspor beras Indonesia dapat terus berlanjut.
Target Pasar Jamaah Haji dan Diaspora Indonesia
Abdul Kharis juga berharap ekspor beras Indonesia dapat menyasar pasar yang lebih luas termasuk masyarakat Indonesia yang tinggal di luar negeri.
Menurutnya beras Indonesia memiliki potensi pasar yang kuat karena cita rasanya sesuai dengan selera masyarakat Indonesia yang berada di berbagai negara.
Ia mengatakan "Harapan dari Komisi IV sebagai mitra dari Pak Menteri Pertanian, ini akan diikuti dengan ekspor-ekspor berikutnya, untuk memasok kebutuhan jamaah haji diikuti juga jamaah umroh dan para mukimin yang ada di sana yang jumlahnya cukup banyak".
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







