Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Sekolah Rakyat di Kota Jambi dan Tanjabtim Ditargetkan Beroperasi Juli 2026, Mampu Tampung 1.080 Siswa

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Sekolah Rakyat di Kota Jambi dan Tanjabtim Ditargetkan Beroperasi Juli 2026, Mampu Tampung 1.080 Siswa
Foto: Kepala Dinas Sosial Provinsi Jambi, Edi Kusmiran saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (5/3/2026). Ia menegaskan Sekolah Rakyat baru diproyeksi beroperasi Juli 2026 mendatang (sumber: ANTARA/Agus Suprayitno)

Pantau - Pemerintah Provinsi Jambi menargetkan dua Sekolah Rakyat di Kota Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai beroperasi pada Juli 2026 atau pada tahun ajaran 2026–2027.

Target tersebut disampaikan karena proses pembangunan Sekolah Rakyat saat ini masih berlangsung dan diharapkan dapat selesai sesuai jadwal sebelum tahun ajaran baru dimulai.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jambi Edi Kusmiran mengatakan pemerintah optimistis sekolah tersebut dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran baru mendatang.

"Pengerjaan SR sedang berlangsung dan mudah-mudahan selesai sesuai target. Kami optimistis tahun ajaran baru mendatang sudah bisa dipakai melaksanakan proses belajar mengajar," ungkapnya.

Setiap Sekolah Rakyat dirancang mampu menampung total 1.080 siswa yang dibagi ke dalam 36 rombongan belajar atau rombel.

Pada jenjang sekolah dasar disediakan 18 rombongan belajar dengan kapasitas total 540 siswa.

Pada jenjang sekolah menengah pertama disediakan sembilan rombongan belajar dengan kapasitas 270 siswa.

Pada jenjang sekolah menengah atas juga disediakan sembilan rombongan belajar dengan kapasitas 270 siswa.

Seleksi Siswa Melalui Pendamping PKH

Proses penjaringan siswa Sekolah Rakyat sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Sosial.

Seleksi calon siswa akan dilakukan melalui petugas pendamping Program Keluarga Harapan atau PKH di setiap kabupaten dan kota.

Petugas PKH akan menentukan calon siswa yang layak dengan metode pembagian data berdasarkan urutan desil.

Penentuan tersebut menggunakan data kesejahteraan masyarakat mulai dari desil satu hingga desil dua.

Pemenuhan Guru Jadi Tanggung Jawab Dinas Pendidikan

Sementara itu pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik di Sekolah Rakyat menjadi kewenangan Dinas Pendidikan.

Pelaksana tugas Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Muhammad Umar menyatakan pihaknya akan mencari solusi untuk memenuhi kebutuhan guru di sekolah tersebut.

"Kalau guru dibilang cukup, ya, tidak cukup sesuai kebutuhan, tapi tetap akan diusahakan. Apalagi ini program pusat, kita harus mendukung," katanya.

Pemerintah daerah juga menyatakan tetap berkomitmen mendukung program Sekolah Rakyat selama memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Penulis :
Shila Glorya