
Pantau - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo mengajak masyarakat agar tidak terpancing isu yang dapat memecah belah persatuan bangsa di tengah berbagai dinamika nasional dan global.
Ajakan tersebut disampaikan Kapolri saat kegiatan Safari Ramadhan di Polda Sumatera Selatan di Palembang.
"Rakyat semua harus bersatu sehingga kemudian terhadap segala situasi yang ada kita dalam satu barisan. Tentunya harapan kita semua masyarakat menghadapi situasi yang ada jangan mudah terpancing oleh isu-isu yang kemudian bisa ikut memperburuk dan memecah belah persatuan", ungkapnya.
Persatuan Dinilai Kunci Hadapi Tantangan
Kapolri menilai Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan karena adanya persatuan dan kesatuan seluruh elemen bangsa.
Ia mencontohkan keberhasilan Indonesia melewati masa pandemi COVID-19 berkat kerja sama antara pemerintah, tokoh agama, serta masyarakat.
Menurutnya persatuan antara umara, ulama, dan masyarakat menjadi faktor penting yang mendorong perekonomian Indonesia kembali tumbuh setelah pandemi.
Ajak Masyarakat Hadapi Dinamika Global
Kapolri juga mengajak masyarakat tetap bersatu menghadapi dinamika global termasuk konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.
Ia menyatakan keyakinannya bahwa pemerintah akan mengambil langkah terbaik untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia.
"Bapak Presiden berjanji bahwa saya akan melindungi seluruh rakyat saya, seluruh tumpah darah yang ada sesuai dengan amanah konstitusi", ujarnya.
Kapolri menambahkan masyarakat perlu mendukung langkah-langkah pemerintah dalam menjaga persatuan serta stabilitas negara.
Menurutnya meskipun Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa dan memiliki keberagaman, seluruh masyarakat memiliki tekad yang sama untuk bersatu menjaga negara.
- Penulis :
- Gerry Eka








