Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

BPBD DKI Catat 16 RT dan Dua Ruas Jalan Masih Tergenang, Banjir Berangsur Surut

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BPBD DKI Catat 16 RT dan Dua Ruas Jalan Masih Tergenang, Banjir Berangsur Surut
Foto: (Sumber : Petugas BPBD DKI saat mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Jakarta. ANTARA/HO-BPBD DKI Jakarta.)

Pantau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta mencatat hingga Senin pukul 06.00 WIB banjir masih merendam 16 rukun tetangga dan dua ruas jalan dengan ketinggian air berkisar antara 30 hingga 90 sentimeter.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan menyatakan kondisi banjir saat ini sudah mulai berangsur surut.

Ia menyampaikan, "Namun, saat ini banjir sudah berangsur surut."

Sebelumnya pada Minggu siang, banjir sempat merendam 148 RT dan 20 ruas jalan di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur yang menjadi puncak kejadian pada periode tersebut.

BPBD mencatat seluruh wilayah terdampak yang tersisa berada di Jakarta Barat.

Kelurahan Duri Kosambi tercatat sebanyak 4 RT dengan ketinggian air 30 hingga 80 sentimeter.

Kelurahan Rawa Buaya terdapat 7 RT dengan ketinggian air 60 hingga 90 sentimeter.

Kelurahan Jelambar terdapat 1 RT dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter.

Kelurahan Kembangan Selatan terdapat 2 RT dengan ketinggian air sekitar 50 sentimeter.

Kelurahan Kembangan Utara terdapat 2 RT dengan ketinggian air antara 40 hingga 60 sentimeter.

Dua ruas jalan yang masih tergenang yakni Jalan Kapuk Muara Raya di Kelurahan Kapuk Muara serta kawasan Lampu Merah Luar Kembangan Raya di Kelurahan Kembangan Selatan.

Banjir terjadi akibat hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu dan Minggu serta meluapnya sejumlah sungai.

Yohan menyatakan, "Untuk penyebab banjir yaitu hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu dan Minggu serta meluapnya sejumlah sungai di daerah tersebut."

BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan dan berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk melakukan penyedotan air serta memastikan saluran berfungsi optimal.

BPBD mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan serta dapat menghubungi layanan darurat 112 yang tersedia gratis selama 24 jam.

Penulis :
Ahmad Yusuf