Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Lima Masjid di Jakarta yang Menjadi Pilihan Jamaah untuk Iktikaf pada Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Lima Masjid di Jakarta yang Menjadi Pilihan Jamaah untuk Iktikaf pada Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan
Foto: (Sumber : lustrasi - Umat Islam melaksanakan iktikaf di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (23/3/2025). ANTARA FOTO/Ferlian Septa Wahyusa/sgd/rwa..)

Pantau - Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan, suasana sejumlah masjid di Jakarta berubah karena jamaah tidak hanya datang untuk melaksanakan salat tarawih tetapi juga bermalam untuk beribadah melalui kegiatan iktikaf.

Banyak jamaah memanfaatkan waktu tersebut untuk memperbanyak doa, zikir, dan ibadah sambil menanti malam yang diyakini lebih baik dari seribu bulan.

Iktikaf merupakan kegiatan berdiam diri di dalam masjid untuk beribadah dalam kurun waktu tertentu dengan menjauhkan diri dari urusan duniawi guna lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Di Jakarta, sejumlah masjid besar menyediakan fasilitas memadai bagi jamaah yang ingin melaksanakan iktikaf selama sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Masjid Istiqlal menjadi salah satu tujuan utama jamaah iktikaf karena merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara dengan ruang salat utama yang sangat luas sehingga mampu menampung ribuan jamaah yang bermalam.

Pada malam-malam ganjil jumlah jamaah biasanya meningkat sehingga area masjid menjadi sangat padat.

Karpet di dalam masjid tebal dan nyaman untuk duduk maupun beristirahat sementara fasilitas pendingin udara serta ventilasi besar membuat suasana tetap nyaman sepanjang malam.

Selama iktikaf biasanya diadakan kegiatan qiyamul lail, tadarus Al Quran, kajian keagamaan, serta sahur bersama.

Panitia juga menyediakan sahur bagi jamaah dengan jumlah terbatas sekitar 400 porsi.

Fasilitas toilet dan area wudhu tersedia dalam jumlah banyak dan rutin dibersihkan.

Lokasi masjid yang berada di pusat kota membuat akses menuju Masjid Istiqlal cukup mudah karena dekat dengan halte TransJakarta serta Stasiun KRL Juanda.

Masjid Agung Sunda Kelapa juga menjadi pilihan jamaah untuk melaksanakan iktikaf.

Bangunan masjid memiliki ruang salat luas dengan langit-langit tinggi serta karpet yang nyaman.

Jamaah biasanya membawa alas tambahan untuk bermalam di masjid.

Program iktikaf di masjid ini meliputi kajian malam, tadarus berjamaah, qiyamul lail, serta sahur bersama.

Selain program iktikaf, masjid juga mengadakan kegiatan sosial seperti program revitalisasi musala melalui Anjangsana Sosial Riska ANSOR pada 8 Maret serta program Ramadhan For Kids untuk anak-anak.

Fasilitas toilet dan tempat wudhu cukup memadai meski antrean dapat terjadi menjelang waktu subuh.

Akses menuju masjid dapat melalui halte Dukuh Atas atau Stasiun Manggarai serta Stasiun Cikini yang kemudian dilanjutkan menggunakan ojek.

Masjid Agung Al Azhar di Kebayoran Baru dikenal memiliki pengelolaan kegiatan Ramadhan yang tertata rapi.

Kompleks masjid luas dengan area parkir besar sehingga memudahkan jamaah yang datang membawa perlengkapan iktikaf.

Interior masjid dilengkapi pendingin ruangan, karpet tebal, serta pencahayaan hangat yang membuat suasana ibadah terasa nyaman pada malam hari.

Selama sepuluh malam terakhir Ramadhan biasanya diadakan tausyiah menjelang tengah malam yang dilanjutkan dengan qiyamul lail, tadarus, serta sahur bersama.

Fasilitas toilet dan tempat wudhu bersih serta terawat dengan baik.

Lokasi masjid juga strategis karena dapat dijangkau melalui Stasiun MRT ASEAN maupun halte Masjid Agung.

Masjid Baiturrahman di kawasan Pondok Pinang juga menyediakan layanan iktikaf bagi jamaah.

Ukuran masjid tidak terlalu besar namun cukup nyaman dengan area salat yang bersih dan karpet yang terawat.

Jamaah biasanya membawa alas tambahan untuk beristirahat sejenak.

Kegiatan malam di masjid ini meliputi zikir, tadarus, serta qiyamul lail berjamaah.

Lokasinya yang berada di kawasan permukiman membuat suasana malam relatif tenang sehingga cocok bagi jamaah yang ingin beribadah dengan suasana lebih khusyuk.

Masjid At Tin di kawasan Taman Mini Indonesia Indah memiliki arsitektur megah dengan kubah besar dan ruang utama yang sangat luas.

Kapasitas masjid mampu menampung jamaah dalam jumlah besar sehingga sering dipilih untuk iktikaf terutama pada malam-malam ganjil.

Karpet tebal dan ruang yang luas membuat jamaah tetap nyaman meskipun membawa perlengkapan bermalam.

Program iktikaf di masjid ini biasanya mencakup ceramah malam, qiyamul lail, tadarus, serta sahur bersama.

Lokasi masjid yang berada di kawasan lebih lapang membuat suasana malam relatif tenang dibandingkan pusat kota.

Fasilitas toilet dan tempat wudhu cukup memadai meskipun jumlah jamaah dapat meningkat tajam pada malam tertentu.

Akses menuju masjid dapat menggunakan TransJakarta dan turun di pemberhentian non BRT Masjid At Tin.

Penulis :
Ahmad Yusuf