Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Badan Gizi Nasional Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Hanya Penuhi Sepertiga Kebutuhan Gizi Harian

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Badan Gizi Nasional Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Hanya Penuhi Sepertiga Kebutuhan Gizi Harian
Foto: (Sumber : Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang. ANTARA/HO-BGN..)

Pantau - Badan Gizi Nasional (BGN) menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hanya dirancang untuk memenuhi sekitar sepertiga kebutuhan gizi harian penerima manfaat.

Penjelasan tersebut disampaikan untuk menanggapi narasi yang beredar di masyarakat yang menyebutkan bahwa menu dalam program MBG jauh dari takaran gizi yang dibutuhkan.

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang menyampaikan bahwa program tersebut sejak awal tidak dimaksudkan untuk memenuhi seluruh kebutuhan gizi dalam satu hari penuh.

"Perlu dipahami bahwa MBG memang tidak dirancang untuk memenuhi seluruh kebutuhan gizi harian. Program ini didesain untuk memenuhi sekitar sepertiga dari kebutuhan gizi harian penerima manfaat," ujarnya di Jakarta.

Nanik menjelaskan bahwa standar komposisi menu dalam program MBG telah disusun dengan mempertimbangkan berbagai kebutuhan gizi penerima manfaat.

Komposisi tersebut mencakup kebutuhan energi, protein, karbohidrat, serta mikronutrien yang relevan bagi kelompok penerima manfaat.

Selain untuk pemenuhan gizi, program tersebut juga memiliki tujuan jangka panjang.

Tujuan tersebut adalah membangun kebiasaan makan sehat dan bergizi bagi generasi masa depan bangsa.

Badan Gizi Nasional juga menegaskan bahwa Program MBG dilaksanakan dengan panduan teknis yang jelas dan terstruktur.

Penjelasan tersebut sekaligus menjawab pertanyaan yang muncul di media sosial mengenai ada atau tidaknya prosedur teknis pelaksanaan program tersebut.

"Semua petunjuk teknis atau juknis pelaksanaan MBG sudah tersedia dan dapat diakses secara terbuka. Dokumen tersebut saat ini sudah diunggah di situs resmi BGN sehingga dapat dipelajari oleh masyarakat maupun mitra pelaksana," kata Nanik.

  • Petunjuk teknis tersebut mencakup berbagai aspek operasional program.
  • Aspek tersebut meliputi standar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG.
  • Selain itu juga mencakup proses pengolahan makanan.
  • Petunjuk teknis tersebut juga mengatur tentang keamanan pangan.

Selain itu juga mengatur komposisi gizi dalam setiap menu yang disajikan kepada penerima manfaat.

Dengan keterbukaan informasi tersebut, Badan Gizi Nasional berharap diskusi publik mengenai Program MBG dapat dilakukan secara konstruktif.

Diskusi tersebut diharapkan berlangsung dengan berbasis data dan dokumen resmi yang tersedia.

Penulis :
Aditya Yohan