
Pantau - Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jambi bersama masyarakat dan pihak keamanan berhasil mengevakuasi seekor tapir yang terjebak di kawasan Cagar Budaya Nasional Candi Muarajambi.
Kepala BKSDA Jambi Himawan Sasongko membenarkan adanya temuan dan penyelamatan satwa dilindungi tersebut.
Saat ini petugas masih melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan kondisi tapir setelah proses penyelamatan.
Satwa tersebut juga telah diamankan di Tempat Penyelamatan Satwa.
Himawan menyampaikan, "Masih dicek, yang penting amankan dulu dan kurangi stresnya,".
Tapir Betina Berusia Sekitar Lima Tahun
Dokter hewan BKSDA Jambi Zulmanudin menjelaskan bahwa kondisi tapir secara umum berada dalam keadaan sehat.
Berdasarkan hasil pengamatan petugas, tapir tersebut diperkirakan berusia sekitar lima tahun.
Satwa tersebut diketahui berjenis kelamin betina.
Tapir tersebut telah diamankan di Tempat Penyelamatan Satwa setelah proses evakuasi dilakukan pada malam hari.
Zulmanudin menyampaikan, "Sudah kita amankan di TPS, semalam saat proses evakuasi sudah kita cek, kondisinya baik. Kita amankan bersama warga sekitar,".
Terjebak di Sumur Kering di Situs Parit Duku
Ketua RT 3 Desa Muara Jambi Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi Sugianto menjelaskan bahwa kejadian tersebut pertama kali dilaporkan warga pada Senin menjelang petang sekitar pukul 16.30 WIB.
Warga menemukan tapir tersebut terjebak di dalam sumur di sekitar Situs Parit Duku yang berada di kawasan Cagar Budaya Nasional Candi Muarajambi.
Setelah menerima laporan warga, tim BKSDA Jambi bersama pihak keamanan candi dan masyarakat segera melakukan proses evakuasi.
Tapir tersebut sempat terjebak di dalam sumur kering sedalam sekitar satu meter.
Saat proses penyelamatan dilakukan, kondisi tapir terlihat sedikit lemah karena terjebak di dalam sumur untuk beberapa waktu.
Sugianto menyampaikan, "Ada warga menelpon dan mengirim video temuan tenut tapir, kemudian saya menghubungi Babinsa minta tolong hubungi petugas BKSDA, kemudian petugas datang menyelamatkan. Proses evakuasi lancar, meski kondisi tapir sedikit lemah akibat terjebak di dalam sumur,".
- Penulis :
- Aditya Yohan







