
Pantau - Afrika Selatan memperingati Hari Penguin Sedunia dengan menyoroti ancaman kepunahan penguin Afrika (Spheniscus demersus) yang kini berstatus sangat terancam punah menurut Daftar Merah International Union for Conservation of Nature pada 2024.
Penurunan populasi penguin terjadi secara tajam di wilayah Afrika bagian selatan.
Saat ini jumlah penguin Afrika tersisa kurang dari 10 ribu pasangan pembiakan.
Kondisi tersebut menjadikan spesies ini termasuk yang paling berisiko secara global.
Organisasi Southern African Foundation for the Conservation of Coastal Birds menyatakan perlindungan penguin harus menjadi komitmen jangka panjang.
SANCCOB menyebut Hari Penguin Sedunia bukan sekadar peringatan sesaat tetapi membutuhkan aksi berkelanjutan.
Mereka menyatakan, “Penguin Afrika menghadapi kepunahan di alam liar dalam masa hidup kita, tetapi masih ada harapan melalui tindakan kolektif,” ungkapnya.
Organisasi tersebut baru saja melepas delapan penguin Afrika ke habitatnya di Boulders Beach.
Penguin tersebut sebelumnya menjalani proses rehabilitasi.
Pemerintah Kota Cape Town menyatakan peringatan ini juga menjadi momen kekhawatiran atas kondisi populasi penguin.
Pemerintah Cape Town terus berinvestasi dalam program perlindungan penguin.
Salah satu langkahnya adalah membentuk tim penjaga penguin melalui kerja sama dengan SANCCOB.
Upaya ini dilakukan untuk menghadapi berbagai ancaman terhadap kelangsungan hidup penguin Afrika.
- Penulis :
- Gerry Eka







