HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Jakarta Selatan Gencar Basmi Ikan Sapu-Sapu untuk Jaga Ekosistem Kali

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemkot Jakarta Selatan Gencar Basmi Ikan Sapu-Sapu untuk Jaga Ekosistem Kali
Foto: (Sumber: Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) menangkap dan memusnahkan ikan sapu-sapu, Jakarta, Minggu (26/4/2026). ANTARA/HO-Pemkot Jakarta Selatan.)

Pantau - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan melakukan penangkapan dan pemusnahan ikan sapu-sapu di wilayah Tebet dan Pesanggrahan guna mengendalikan ekosistem air di kali-kali Jakarta.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan ikan lokal yang terancam oleh populasi ikan sapu-sapu.

Wakil Camat Tebet Bayu Fadayen Gantha menyatakan, "Penangkapan dan pemusnahan Ikan sapu-sapu dilakukan untuk mengendalikan ekosistem air di kali-kali wilayah Jakarta," ungkapnya.

Di kawasan Tebet, penangkapan dilakukan di Kali Baru, Jalan Soepomo, Kelurahan Menteng Dalam dengan melibatkan 50 personel.

Penangkapan dan Pemusnahan

Dari kegiatan tersebut, petugas berhasil menangkap sebanyak 23,4 kilogram ikan sapu-sapu.

Ikan yang ditangkap kemudian dimusnahkan dengan cara dibelah bagian badan dan kepala, lalu dikubur.

Kegiatan ini merupakan instruksi pimpinan dan akan dilakukan secara rutin dua kali dalam seminggu di lokasi dengan populasi tinggi.

Di wilayah Pesanggrahan, penangkapan juga dilakukan di saluran penghubung Keuangan, Kelurahan Pesanggrahan.

Sebanyak 68,5 kilogram ikan sapu-sapu berhasil diberantas dengan melibatkan 50 personel gabungan dari berbagai instansi.

Peran Masyarakat dan Dampak Lingkungan

Lurah Pesanggrahan Mochammad Isnaeni mengajak warga untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Ia menyatakan, "Kami juga mengajak warga sekitar untuk ikut berperan aktif memusnahkan ikan sapu-sapu ini, agar lingkungan mereka juga semakin terjamin," ujarnya.

Proses penanganan dilakukan dengan menangkap ikan menggunakan jaring, kemudian dimatikan dan dikubur dengan kedalaman sekitar 1,5 meter.

Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap perbaikan lingkungan serta menjaga keseimbangan ekosistem perairan di wilayah Jakarta Selatan.

Penulis :
Gerry Eka