
Pantau - Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengimbau pengelolaan pasar rakyat menjadi Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) guna mendukung ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan sekaligus mengatasi persoalan sampah.
Gerakan ASRI Dorong Pengelolaan Sampah di Pasar
Hanif Faisol Nurofiq bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso melakukan aksi bersih di Pasar Kramat Jati, Jakarta, pada Rabu sebagai bagian dari implementasi Gerakan ASRI yang didorong oleh Presiden Prabowo Subianto.
Ia menegaskan pengelolaan sampah secara mandiri di setiap pasar rakyat menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan pasar yang bersih dan tertata.
Hanif Faisol menjelaskan, "Sampai hari ini hampir seluruh pasar di Jakarta telah kami berikan sanksi administrasi paksaan pemerintah untuk menyelesaikan sampahnya sendiri. Pasar rakyat sebagai simbol budaya, tentu dimaknai sebagai tempat berbagai macam karakter berkumpul, sehingga bersihnya pasar seharusnya mencerminkan budaya masyarakat di masing-masing wilayah."
Ia juga menyoroti kondisi darurat sampah yang saat ini dihadapi wilayah DKI Jakarta.
Data evaluasi pengelolaan sampah tahun 2025 menunjukkan dari sekitar 8.700 ton timbulan sampah per hari di DKI Jakarta hanya sekitar 1.700 ton atau 22,35 persen yang berhasil dikelola dengan baik.
Data tersebut menunjukkan masih tingginya ketergantungan pada pengelolaan sampah di hilir sehingga diperlukan penataan sistem dari hulu termasuk di pusat-pusat ekonomi kerakyatan seperti pasar rakyat.
Kebersihan Pasar Dinilai Tingkatkan Kepercayaan Konsumen
Hanif Faisol menegaskan kondisi kebersihan dan tata kelola pasar rakyat juga berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Ia menyampaikan, "Pasar yang ASRI dengan didukung tata kelola yang baik akan meningkatkan kepercayaan pedagang dan konsumen, sekaligus memperkuat daya saing ekonomi lokal."
Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, pegiat lingkungan, serta generasi muda untuk bersinergi memperkuat pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.
Penyelesaian masalah sampah di sumber termasuk di pasar rakyat melalui pemilahan sampah diyakini dapat membangun budaya bersih sekaligus mendukung keberlanjutan ekonomi kerakyatan.
Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang adil, makmur, dan harmonis dengan lingkungan hidup.
Sementara itu Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan gerakan bersih pasar menjadi salah satu cara meningkatkan kesehatan dan kenyamanan bagi pedagang maupun konsumen.
Budi Santoso mengatakan, “Jadi kalau pasarnya bersih, pasarnya sehat, maka semakin banyak orang yang datang untuk berbelanja.”
- Penulis :
- Leon Weldrick








