
Pantau - PT Pelayaran Nasional Indonesia Cabang DKI Jakarta menyiapkan sembilan kapal penumpang di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, untuk melayani angkutan mudik Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 Hijriah menuju berbagai pelabuhan di Indonesia.
Kepala PT Pelni Cabang Jakarta Antonius Lumban Gaol menyampaikan bahwa armada tersebut terdiri dari satu kapal dengan kapasitas 3.000 penumpang, enam kapal dengan kapasitas 2.000 penumpang, serta dua kapal dengan kapasitas 1.000 penumpang.
Ia mengatakan, "Kami memiliki satu kapal dengan muatan 3.000 penumpang, enam kapal dengan kapasitas 2.000 penumpang dan dua kapal dengan muatan 1.000 penumpang yang siap melayani penumpang di periode mudik tahun ini".
Sembilan kapal yang disiapkan untuk melayani angkutan mudik tersebut adalah KM Ciremai, KM Dobonsolo, KM Gunung Dempo, KM Labobar, KM Tidar, KM Kelud, KM Bukit Raya, KM Ngappulu, dan KM Kelimutu.
Menurut Antonius, seluruh kapal tersebut telah menjalani ramp check atau uji kelaikan kapal sebelum dioperasikan.
Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh marine inspector dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan.
Ia mengatakan, "Ramp check ini merupakan pengecekan kondisi kapal secara menyeluruh, mencakup antara lain kelengkapan dokumen, peralatan navigasi, peralatan komunikasi".
Pemeriksaan juga meliputi kondisi permesinan serta kelengkapan peralatan keselamatan kapal.
Ramp check dilakukan dua kali dalam setahun yaitu pada periode musim ramai seperti menjelang Lebaran serta saat Natal dan Tahun Baru.
Seluruh kapal juga telah menjalani pemeliharaan besar tahunan atau annual docking untuk memastikan kondisi kapal tetap aman dan siap mengangkut penumpang.
Antonius menyatakan bahwa seluruh kapal tersebut telah dinyatakan laik melaut dan siap beroperasi.
Selain pemeliharaan besar, Pelni juga melakukan perbaikan minor ketika kapal sedang dalam pelayaran untuk menangani kerusakan kecil secara langsung.
Sembilan kapal tersebut melayani berbagai rute pelayaran dari wilayah barat hingga timur Indonesia.
Rute wilayah barat mencakup pelabuhan Belawan dan Batam.
Sementara jalur tengah meliputi Ambon, Banda, Bau-Bau, Larantuka, dan Kupang.
Rute pelayaran tersebut juga menjangkau wilayah timur hingga Papua.
Untuk pelayaran ke wilayah barat, kapal telah lebih dulu berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju berbagai daerah di kawasan tersebut.
Kapal-kapal tersebut akan kembali ke Tanjung Priok setelah Lebaran pada periode arus balik.
Antonius menegaskan komitmen perusahaan untuk memberikan layanan mudik yang aman bagi masyarakat.
Ia mengatakan, "Kami siap melakukan layanan mudik dan mengantarkan penumpang selamat sampai tujuan".
Pelni juga mengajak masyarakat memanfaatkan program diskon tiket mudik dari pemerintah.
Diskon yang diberikan sebesar 30 persen dari tarif dasar tiket kapal.
Ia mengatakan, "Ada potongan harga 30 persen dari tarif dasar untuk keberangkatan dari 11 Maret hingga 5 April 2026".
Antonius juga menyampaikan bahwa ketersediaan kursi untuk rute pelayaran menuju Indonesia Timur masih tersedia di Pelabuhan Tanjung Priok.
Ia mengatakan, "Pelayaran dari Tanjung Priok ke Ambon, Makassar hingga Papua masih tersedia".
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








