
Pantau - Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Banten mengimbau para orang tua yang anaknya belum mendapatkan imunisasi campak dan rubella agar segera mendatangi puskesmas guna mencegah penyebaran penyakit menular tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengatakan percepatan imunisasi menjadi prioritas terutama bagi anak usia 9 bulan hingga 15 tahun untuk melindungi dari risiko penyakit menular.
Ia menambahkan ketersediaan vaksin campak dan rubella dipastikan aman serta siap digunakan di seluruh fasilitas kesehatan di Kota Tangerang.
Ia mengatakan, "Dipastikan di 39 puskesmas tersedia vaksin MR dan seluruhnya dapat dijangkau masyarakat secara gratis. Kami memastikan distribusi vaksin MR merata di puskesmas, posyandu, dan rumah sakit, sehingga tidak ada kendala stok saat program imunisasi berlangsung."
Tim Kesehatan Lakukan Jemput Bola
Dinas Kesehatan Kota Tangerang juga mengerahkan tim kesehatan untuk melakukan jemput bola guna memastikan anak-anak menerima vaksin sesuai jadwal.
Kegiatan tersebut dilakukan melalui kunjungan langsung ke sekolah serta fasilitas pendidikan anak usia dini.
Dini mengatakan, "Cakupan imunisasi yang tinggi akan membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) sehingga risiko penyebaran campak dan rubella di Kota Tangerang dapat ditekan."
Efek Samping Vaksin Umumnya Ringan
Berdasarkan hasil studi dan uji klinis, vaksin MR terbukti efektif dalam meningkatkan antibodi dengan tingkat seropositif lebih dari 90 persen pada anak yang telah divaksinasi.
Terkait kekhawatiran masyarakat mengenai efek samping, Dini menjelaskan reaksi yang muncul setelah imunisasi umumnya bersifat ringan dan sementara.
Ia mengatakan, "Efek samping vaksin MR pada umumnya ringan, seperti demam ringan, kemerahan atau nyeri di tempat suntikan, serta ruam ringan. Reaksi ini biasanya hilang dalam waktu sekitar 24 jam."
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







