
Pantau - Anggota DPR RI Komisi II Romy Soekarno menekankan pentingnya revitalisasi fasilitas digital Politeknik Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN) Bandung untuk mencetak aparatur sipil negara (ASN) yang melek teknologi.
STIA LAN disebut sebagai lembaga pendidikan kedinasan tertua sejak tahun 1960 yang menjadi kawah candradimuka pembentukan ASN yang profesional dan adaptif menghadapi transformasi digital.
Romy menyampaikan, "Revitalisasi fasilitas digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Dengan baru 34,23 persen ASN melek digital secara nasional, Politeknik STIA LAN Bandung harus menjadi pionir teaching factory dan laboratorium berstandar SPBE."
Target Penyerapan Lulusan dan Penguatan Riset
Romy juga mendorong pengembangan co-creation kurikulum berbasis tracer study real-time.
Program tersebut bertujuan agar 90 persen lulusan dapat terserap dunia kerja dalam waktu kurang dari enam bulan.
Selain itu ditargetkan konversi riset minimal 30 kali per tahun untuk DPR dan pemerintah.
Ia juga mendorong revitalisasi fasilitas digital melalui optimalisasi PNBP.
Romy mengusulkan pengajuan anggaran pendidikan tinggi untuk pembangunan laboratorium digital berbasis AI dan big data.
Targetnya adalah 80 persen dosen dapat tersertifikasi dalam dua tahun.
Ia juga mengusulkan pengembangan modul wajib mengenai anti-korupsi, whistleblowing, dan netralitas politik yang disesuaikan dengan ketentuan dalam Undang-Undang ASN.
Penguatan Kolaborasi dan Roadmap 2026–2029
Selain itu Romy mendorong perluasan kolaborasi institusi pendidikan.
Target kolaborasi tersebut yaitu 50 nota kesepahaman (MoU) aktif dan 15 mitra internasional pada tahun 2029.
Ia juga mengusulkan penyusunan roadmap pengembangan pada periode 2026 hingga 2029.
Roadmap tersebut mencakup penguatan SPBE internal.
Selain itu juga mencakup penerapan blended learning hingga 70 persen.
Roadmap tersebut juga mencakup integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam seluruh program studi.
Romy Soekarno menyatakan siap memperjuangkan alokasi anggaran khusus untuk revitalisasi fasilitas digital tersebut.
Ia berharap Politeknik STIA LAN Bandung dapat menjadi pusat pemikiran kebijakan publik kelas dunia.
Romy mengatakan, "Revitalisasi fasilitas digital di kawah candradimuka ini adalah investasi langsung bagi birokrasi yang efektif, adaptif, dan melayani rakyat."
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







