Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Barantin Perketat Pengawasan Komoditas di Pintu Masuk Indonesia Selama Mudik Lebaran 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Barantin Perketat Pengawasan Komoditas di Pintu Masuk Indonesia Selama Mudik Lebaran 2026
Foto: (Sumber : Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Sahat Manaor Panggabean. ANTARA/HO-Barantin.)

Pantau - Badan Karantina Indonesia (Barantin) memperketat pengawasan lalu lintas komoditas di berbagai pintu masuk wilayah Indonesia selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 melalui Operasi Patuh Karantina yang berlangsung pada 13 hingga 27 Maret 2026.

Kepala Barantin Sahat Manaor Panggabean mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan keamanan dan mutu pangan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode Lebaran.

Langkah tersebut juga bertujuan melindungi masyarakat dari ancaman hama dan penyakit hewan, ikan, serta tumbuhan.

"Kami akan melakukan pengawasan dan penindakan terhadap komoditas pangan yang tidak memenuhi syarat karantina sesuai Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan," ujar Sahat Manaor Panggabean.

Operasi Patuh Karantina menyasar berbagai komoditas hewan, ikan, tumbuhan, serta produk turunannya yang berpotensi membawa hama penyakit.

Komoditas yang diawasi antara lain daging, telur, beras, sayuran, serta buah-buahan.

Pengawasan difokuskan pada sejumlah titik perlintasan utama seperti pelabuhan, bandara, dan perbatasan darat pada pos lintas batas negara.

Ribuan Personel Diterjunkan

Barantin juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan karantina dengan melaporkan komoditas yang dibawa kepada petugas karantina.

"Kami menghimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam pelindungan sumber daya alam hayati dengan melaporkan komoditas bawaannya kepada petugas karantina," kata Sahat.

Pelanggaran terhadap ketentuan karantina dapat dikenakan sanksi pidana penjara dan denda sesuai Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Barantin Hudiansyah Is Nursal selaku Pengawas Tim Satuan Tugas ad hoc Penegakan Hukum Satgas Gakkum Barantin menyampaikan bahwa pihaknya menerjunkan ribuan personel dalam operasi tersebut.

"Kami menerjunkan sebanyak 3.930 personel yang tersebar di 161 titik pemeriksaan tempat pemasukan dan pengeluaran yang telah ditetapkan di seluruh Indonesia," ujarnya.

Gagalkan Penyelundupan Komoditas

Selain di titik pemeriksaan resmi, pengawasan juga dilakukan di tempat pemasukan dan pengeluaran yang belum ditetapkan oleh tim gakkum di masing-masing unit pelaksana teknis.

Selama tiga pekan Ramadhan, Barantin bersama instansi terkait telah menggagalkan sejumlah upaya penyelundupan komoditas.

Beberapa di antaranya yaitu penyelundupan benih lobster di Yogyakarta, telur penyu di Kalimantan Barat, serta penolakan ayam yang tidak layak konsumsi di Papua.

"Kami akan terus melakukan pengawasan dan penindakan untuk memastikan keamanan dan mutu pangan," kata Hudiansyah.

Pengawasan juga dilakukan terhadap lalu lintas satwa liar, tumbuhan liar, serta satwa dan tumbuhan langka.

Dalam pelaksanaannya Barantin bersinergi dengan sejumlah instansi seperti TNI, Polri, dan Kementerian Perhubungan untuk memperkuat pengawasan lalu lintas komoditas selama periode arus mudik Lebaran 2026.

Penulis :
Aditya Yohan