Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Satlantas Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas One Way Sepenggal di Jalur Puncak Saat Mudik Lebaran 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Satlantas Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas One Way Sepenggal di Jalur Puncak Saat Mudik Lebaran 2026
Foto: (Sumber : Kepala Bagian Operasi Satuan Lalu Lintas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto Azhari menyampaikan penjelasan tentang pengaturan lalu lintas kendaraan di jalur Puncak di Pos Terpadu Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (14/3/2026). (ANTARA/Farika Nur Khotimah).)

Pantau - Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bogor menyiapkan skema rekayasa lalu lintas kendaraan di jalur menuju kawasan wisata Puncak, Jawa Barat, selama masa mudik Lebaran 2026.

Rekayasa lalu lintas yang disiapkan berupa sistem satu arah sepenggal atau sistem buka tutup pada sejumlah titik rawan kemacetan di jalur tersebut.

Kepala Bagian Operasi Satuan Lalu Lintas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto Azhari menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas akan diterapkan apabila antrean kendaraan di suatu titik mencapai satu hingga satu setengah kilometer.

Ia menyampaikan "Kalau sudah terjadi pelambatan arus dan antrean mencapai satu sampai satu setengah kilometer, maka kami akan laksanakan CB one way sepenggal atau buka tutup sepenggal", ungkapnya.

Enam Titik Rawan Kemacetan di Jalur Puncak

Rekayasa lalu lintas tersebut akan diterapkan secara situasional pada titik-titik yang mengalami kepadatan kendaraan di jalur Puncak.

Kepolisian mencatat terdapat enam titik yang menjadi perhatian karena rawan mengalami kemacetan.

Enam titik tersebut meliputi Pasir Muncang, Simpang Megamendung, Pasar Cisarua, Simpang Lokawiratama, Jatiwangi, serta kawasan Gunung Mas.

Sistem satu arah sepenggal biasanya diterapkan selama maksimal 30 menit untuk mengurai kepadatan kendaraan yang terjadi di lokasi tersebut.

Setelah periode tersebut selesai, jalur akan kembali dibuka untuk arus kendaraan dari arah sebaliknya.

Ardian menyampaikan "Biasanya kami laksanakan 30 menit, kemudian dibuka kembali. Jadi tidak terlalu lama, hanya untuk mengurai antrean agar tidak terlalu panjang", ujarnya.

One Way Penuh Diterapkan Jika Kepadatan Meningkat

Apabila volume kendaraan meningkat secara signifikan, kepolisian dapat menerapkan sistem satu arah penuh di jalur Puncak.

Sistem satu arah penuh tersebut akan diberlakukan dari Simpang Gadog hingga perbatasan wilayah Cianjur.

Berdasarkan data pelaksanaan Operasi Ketupat 2025, sistem satu arah penuh jarang diterapkan selama bulan Ramadhan.

Rekayasa lalu lintas satu arah penuh biasanya diberlakukan ketika kepadatan kendaraan mencapai puncaknya.

Puncak kepadatan kendaraan umumnya terjadi pada H-3 dan H-2 menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Penulis :
Ahmad Yusuf