Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Mendes Yandri Sebut Program Makan Bergizi Gratis Mampu Dongkrak Ekonomi dan Kesejahteraan Desa

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Mendes Yandri Sebut Program Makan Bergizi Gratis Mampu Dongkrak Ekonomi dan Kesejahteraan Desa
Foto: (Sumber : Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto. ANTARA/HO-Humas Kemendes PDT..)

Pantau - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto optimistis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi meningkatkan taraf hidup masyarakat desa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Pernyataan tersebut disampaikan Yandri saat diskusi dengan wartawan dalam acara buka puasa bersama di Jakarta.

"Insya Allah, kegiatan MBG ini juga punya potensi yang besar untuk menaikkan taraf hidup masyarakat desa," kata Mendes Yandri.

Program MBG dinilai mampu meningkatkan produktivitas masyarakat desa melalui pengembangan desa tematik.

Desa tematik berperan sebagai pemasok bahan makanan untuk mendukung keberlangsungan program MBG.

Pengembangan dilakukan berdasarkan potensi masing-masing wilayah seperti desa penghasil ikan nila, ayam petelur, ayam pedaging, hingga jagung.

"Desa ayam petelur, desa jagung, desa ikan lele, ikan nila, desa ayam pedaging itu muncul sekarang melalui program ketahanan pangan yang kami programkan tahun kemarin, tahun 2025 yaitu 20 persen dana desa untuk ketahanan pangan. Nah, artinya efek positif dari MBG ini sangat besar," kata dia.

Program ketahanan pangan tahun 2025 juga mengalokasikan 20 persen dana desa untuk mendukung sektor tersebut.

Selain aspek ekonomi, program MBG juga dinilai mampu membantu mengatasi masalah kekurangan gizi di masyarakat desa.

Yandri menyebut masih banyak warga desa yang belum mendapatkan asupan gizi yang memadai dalam kehidupan sehari-hari.

"Banyak warga desa itu memang secara gizi belum layak. Mereka jarang makan telur, jarang makan ayam, jarang makan (makanan dengan) gizi yang diperlukan, asupannya kurang. Nah, dengan adanya MBG ini mereka sangat berterima kasih. Jadi, keliru kalau (ada) para pihak meminta MBG itu dihentikan, justru ini mesti kita dukung," ujarnya.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf