
Pantau - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Mashudi menyerahkan remisi khusus Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948/2026 kepada 1.506 warga binaan pemasyarakatan di seluruh Indonesia, dengan empat orang di antaranya langsung bebas setelah menerima pengurangan masa pidana.
Penyerahan surat keputusan remisi dilakukan secara simbolis di Rumah Tahanan Negara Kelas I Cipinang, Jakarta, Rabu (18/3/2026), kepada tujuh warga binaan dari wilayah DKI Jakarta.
Mashudi mengatakan sebagian besar penerima mendapatkan remisi khusus I, sementara sebagian kecil menerima remisi khusus II yang memungkinkan langsung bebas.
"Terdapat 1.506 warga binaan yang memperoleh remisi, terdiri atas 1.502 orang memperoleh remisi khusus I dan remisi khusus II ada 4 orang. Dan 9 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) memperoleh pengurangan pidana khusus I dan pengurangan masa pidana khusus II nihil.", katanya.
Mashudi menjelaskan jumlah penerima remisi Nyepi tahun ini merupakan yang terbesar dibandingkan tahun sebelumnya.
Dari total sekitar 271 ribu warga binaan di seluruh Indonesia, terdapat 4.011 narapidana beragama Hindu yang menjadi dasar pemberian remisi pada perayaan Nyepi.
"Jumlah remisi Nyepi tahun ini terbesar di seluruh Indonesia. Ada 4 yang langsung bebas dan itu semua ada di Bali. Begitupun yang menerima remisi 1.506 itu, terbanyak di Bali, di Jakarta hanya ada 7, tidak ada yang langsung bebas.", ujarnya.
Menurut Mashudi, besaran pengurangan masa pidana berbeda-beda, mulai dari 15 hari hingga maksimal dua bulan, tergantung masa hukuman dan perilaku warga binaan selama menjalani pembinaan.
"Jadi pemotongan masa tahanan ada yang terima 1 bulan, ada yang 15 hari, ada yang 1,5 bulan, maksimal 2 bulan dan maksimal lagi bebas ada 4 WBP di Bali semua.", ucapnya.
Ia menegaskan hanya warga binaan yang memenuhi syarat administrasi dan berkelakuan baik yang berhak menerima remisi sesuai ketentuan yang berlaku.
Mashudi menambahkan pemberian remisi untuk Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah akan diumumkan pada saat perayaan Lebaran.
- Penulis :
- Aditya Yohan








