
Pantau - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Cabang Jakarta siap memberangkatkan KM Tidar dari Pelabuhan Tanjung Priok pada Kamis, 19 Maret 2026 atau H-2 Lebaran dengan jumlah penumpang mencapai 822 orang menuju Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Nusa Tenggara Timur.
Penundaan Keberangkatan dan Layanan Angkutan Lebaran
Keberangkatan KM Tidar yang semula dijadwalkan pukul 11.00 WIB ditunda menjadi pukul 17.00 WIB karena adanya kendala operasional.
Kepala Cabang Pelni Jakarta Antonius Lumban Gaol menyampaikan bahwa pihaknya mengoperasikan sembilan kapal untuk melayani angkutan Lebaran tahun ini.
Ia mengungkapkan, "Ada potongan harga 30 persen dari tarif dasar untuk keberangkatan dari 11 Maret hingga 5 April 2026,".
Dalam layanan tersebut, Pelni Jakarta melayani 21 port of call dengan total kapasitas mencapai 21.000 kursi bagi penumpang.
Data Penumpang dan Program Diskon Tiket
Hingga 18 Maret 2026, total penumpang yang telah diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Priok tercatat sebanyak 10.524 orang.
Rinciannya meliputi 773 penumpang KM Gunung Dempo pada 6 Maret, 2.117 penumpang KM Kelud pada 7 Maret, 1.119 penumpang KM Ciremai pada 9 Maret, 1.604 penumpang KM Dobonsolo pada 13 Maret, 2.425 penumpang KM Nggapulu pada 14 Maret, 515 penumpang KM Tidar pada 16 Maret, dan 1.971 penumpang KM Labobar pada 18 Maret.
Berdasarkan laman resmi PT Pelni, tiket kelas ekonomi rute Tanjung Priok menuju Ambon untuk keberangkatan 20 Maret 2026 dijual Rp580.900 setelah diskon dari harga normal Rp808.000.
Perjalanan rute tersebut menggunakan KM Labobar dengan waktu tempuh sekitar empat hari 15 jam.
Program diskon ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dan Pelni untuk meringankan biaya perjalanan masyarakat selama arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah.
- Penulis :
- Shila Glorya








