Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Guru Besar Gizi UI Ingatkan Risiko Makan Berlebihan saat Lebaran

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Guru Besar Gizi UI Ingatkan Risiko Makan Berlebihan saat Lebaran
Foto: (Sumber : Guru Besar Departemen Gizi UI, Prof Sandra Fikawati. ANTARA/HO-Humas UI.)

Pantau - Guru Besar Departemen Gizi Universitas Indonesia Prof Sandra Fikawati mengingatkan masyarakat untuk mengendalikan konsumsi makanan saat Lebaran guna mencegah gangguan kesehatan.

Konsumsi Berlebihan Picu Gangguan Kesehatan

Prof Sandra menyebut kebiasaan makan berlebihan saat Lebaran dapat membebani sistem pencernaan.

“Pada momen Lebaran, banyak orang cenderung ingin menikmati berbagai hidangan yang tersedia. Namun, jika porsinya tidak dikendalikan, hal ini dapat membebani sistem pencernaan dan menimbulkan berbagai keluhan kesehatan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan makanan berlemak dan bersantan dapat menyebabkan perut kembung, mual, sakit perut, hingga diare atau sembelit.

Selain itu, konsumsi kue kering dan minuman manis berlebihan berisiko memicu lonjakan gula darah.

Imbauan Pola Makan Seimbang

Prof Sandra menekankan pentingnya menjaga keseimbangan dalam menikmati hidangan Lebaran.

Masyarakat disarankan mengonsumsi makanan secukupnya, membatasi makanan manis, serta memperbanyak buah dan sayur.

Ia juga mengingatkan bahwa makanan tinggi lemak dan garam dapat meningkatkan risiko kolesterol, hipertensi, penyakit jantung, serta kenaikan berat badan.

“Lebaran seharusnya tetap menjadi momen kebersamaan yang menyenangkan,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat dianjurkan mencukupi kebutuhan air putih, makan secara perlahan, dan tetap melakukan aktivitas ringan agar tubuh tetap bugar selama perayaan.

Penulis :
Aditya Yohan