Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

KCIC Perkuat Keamanan Stasiun Whoosh dengan Ribuan CCTV dan Ratusan Petugas saat Mudik Lebaran

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

KCIC Perkuat Keamanan Stasiun Whoosh dengan Ribuan CCTV dan Ratusan Petugas saat Mudik Lebaran
Foto: (Sumber : Penumpang kereta Whoosh saat menjalani proses pemeriksan barang di Stasiun Whoosh Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (20/3/2026) (ANTARA/Walda Marison).)

Pantau - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memperkuat sistem keamanan dan pengawasan di seluruh Stasiun Whoosh selama masa arus mudik Lebaran 2026 guna memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Ribuan CCTV Awasi Seluruh Area Operasional

Manager Corporate Communication KCIC Emir Monti mengatakan pihaknya mengoperasikan 1.773 unit Closed Circuit Television (CCTV) yang tersebar di berbagai titik strategis.

"KCIC mengoperasikan 1.773 unit CCTV yang tersebar di stasiun, jalur operasional, depo, hingga di dalam rangkaian kereta," ungkapnya.

Ia menjelaskan penggunaan CCTV tersebut bertujuan untuk memantau aktivitas penumpang serta memastikan operasional berjalan aman dan kondusif.

Ratusan Personel Disiagakan

Selain pengawasan digital, KCIC juga mengerahkan 551 personel pengamanan gabungan yang terdiri dari petugas internal, security, serta dukungan TNI dan Polri.

"Sebanyak 551 personel pengamanan yang terdiri dari petugas pengamanan internal KCIC, petugas security operasional, serta dukungan dari TNI dan Polri yang ditempatkan di stasiun, jalur operasional, hingga area depo," jelas Emir.

KCIC juga menempatkan 309 petugas posko internal di seluruh stasiun, Posko Pusat Kementerian Perhubungan, serta area operasional lainnya.

"Hal itu kami lakukan untuk memantau operasional sekaligus memberikan pelayanan dan bantuan kepada penumpang selama masa angkutan lebaran," ujarnya.

Ia berharap langkah penguatan ini dapat menjaga keamanan dan kelancaran perjalanan penumpang kereta cepat Whoosh selama periode mudik.

Informasi tambahan menyebutkan peningkatan pengamanan dilakukan seiring lonjakan jumlah penumpang pada masa Lebaran.

Penulis :
Aditya Yohan