Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Lonjakan Pemudik dari Malaysia Padati PLBN Aruk Jelang Idul Fitri 1447 Hijriah

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Lonjakan Pemudik dari Malaysia Padati PLBN Aruk Jelang Idul Fitri 1447 Hijriah
Foto: Sejumlah orang mengantre untuk pemeriksaan barang bawaan di PLBN Aruk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Kamis 19/3/2026 (sumber: BNPP RI)

Pantau - Pos Lintas Batas Negara Aruk di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, mengalami peningkatan aktivitas lintas batas pada H-2 menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah yang didominasi kedatangan pemudik dari Malaysia ke Indonesia.

Lonjakan Kedatangan Pemudik

Kepala PLBN Aruk Viktorius Dunand menyampaikan hasil pemantauan menunjukkan jumlah pelintas masuk dari Malaysia mencapai 1.510 orang pada Kamis, 19 Maret 2026.

"Berdasarkan pantauan petugas PLBN Aruk, tercatat lonjakan jumlah pelintas batas dari Malaysia ke Indonesia mencapai 1.510 orang. Angka ini lebih tinggi dibandingkan Selasa yang mencapai 1.294 orang dan Rabu sebanyak 1.395 orang," ujar Viktorius.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan hari sebelumnya yang tercatat 1.294 orang pada Selasa dan 1.395 orang pada Rabu.

Pelintas yang datang menggunakan paspor terdiri dari 615 orang WNI dan 545 orang WNA.

Pelintas yang berangkat menuju Malaysia menggunakan paspor tercatat sebanyak 303 orang WNI dan 32 orang WNA.

Pelintas yang datang melalui Pos Lintas Batas dari Malaysia tercatat sebanyak sembilan orang WNA.

Pelintas yang berangkat ke Malaysia melalui Pos Lintas Batas terdiri dari satu orang WNI dan lima orang WNA.

Pengamanan dan Antisipasi Arus Mudik

Peningkatan arus perlintasan telah diantisipasi dengan kesiapan layanan serta penguatan pengawasan di seluruh area PLBN Aruk.

Koordinasi lintas instansi diperkuat melalui pendirian posko pengamanan di kawasan zona penunjang PLBN Aruk.

Posko pengamanan tersebut mulai beroperasi sejak 13 Maret 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga 25 Maret 2026.

Posko ini dipelopori oleh Polres Sambas dengan melibatkan PLBN Aruk serta unsur Forkompimcam Sajingan Besar.

Petugas gabungan melaksanakan patroli rutin dan penjagaan selama 24 jam sepanjang periode pengamanan tersebut.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran aktivitas masyarakat di kawasan perbatasan.

"Dengan komitmen penuh dan standar operasional pelayanan yang diterapkan, PLBN Aruk senantiasa siap dan siaga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi peningkatan arus perlintasan menjelang Idul Fitri," katanya.

PLBN Aruk yang dikelola oleh BNPP RI berkomitmen memastikan momentum mudik Idul Fitri berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Sinergi lintas instansi dan kesiapsiagaan personel menjadi kunci dalam memberikan pelayanan lintas batas yang nyaman bagi masyarakat.

Penulis :
Arian Mesa