Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Aktivitas Pelintas Batas di PLBN Wini Jelang Lebaran 2026 Tercatat 265 Orang dan Tetap Kondusif

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Aktivitas Pelintas Batas di PLBN Wini Jelang Lebaran 2026 Tercatat 265 Orang dan Tetap Kondusif
Foto: Sejumlah warga melakukan perlintasan di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste di PLBN Wini, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis 19/3/2026 (sumber: PLBN Wini, NTT)

Pantau - Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini di Nusa Tenggara Timur mencatat sebanyak 265 orang pelintas batas Indonesia dan Timor Leste pada H-2 Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026 dengan kondisi yang masih normal dan terkendali.

Perlintasan Didominasi Kedatangan dari Luar Negeri

Aktivitas perlintasan di PLBN Wini didominasi oleh warga yang masuk ke wilayah Indonesia dibandingkan yang keluar.

"Berdasarkan data yang kami himpun, perlintasan keberangkatan mencapai 80 orang, dan yang datang sebanyak 176 orang," ungkap Reynold.

Dari total 80 orang yang berangkat terdiri atas 33 warga negara Indonesia dan 47 warga negara asing.

Sementara itu, dari total 176 orang yang datang terdiri atas 17 warga negara Indonesia dan 159 warga negara asing.

Pergerakan kendaraan lintas negara yang keluar melalui PLBN Wini tercatat sebanyak 21 unit.

Kendaraan keluar tersebut terdiri dari 19 kendaraan pribadi dan 2 kendaraan angkutan kargo.

Adapun kendaraan yang masuk ke wilayah Indonesia melalui PLBN Wini tercatat sebanyak 44 unit.

"Kendaraan yang masuk melalui PLBN Wini sebanyak 44 unit, didominasi kendaraan pribadi sebanyak 39 unit dan sisanya lima unit kendaraan kargo," ujarnya.

Kunjungan Wisata Meningkat, Kesiapsiagaan Ditingkatkan

Selain perlintasan, aktivitas kunjungan wisata ke kawasan PLBN Wini juga mengalami peningkatan menjelang libur Lebaran 2026.

Sebanyak 54 wisatawan tercatat berkunjung dengan memanfaatkan momentum libur Lebaran yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi.

Secara umum, kondisi perlintasan di PLBN Wini masih aman, normal, dan kondusif.

"Perlintasan di PLBN Wini saat ini masih terpantau normal dan kondusif. Namun, kami tetap meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi arus mudik dan libur Idul Fitri," kata Reynold.

PLBN Wini telah menyiapkan Posko Pelayanan Terpadu sebagai langkah antisipasi lonjakan pelintas batas.

Koordinasi juga diperkuat dengan instansi terkait yang tergabung dalam unsur bea cukai, imigrasi, karantina, dan keamanan.

Selain itu, disediakan layanan kesehatan melalui BKK PLBN Wini untuk mendukung keamanan dan kenyamanan pelintas.

"Kami menyiapkan posko bersama dan layanan kesehatan melalui BKK PLBN Wini, sebagai upaya memastikan keamanan, keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang melintas di wilayah perbatasan," katanya.

Penulis :
Arian Mesa