
Pantau - Loket bus di Terminal Terpadu Pulo Gebang (TTPG), Jakarta Timur, mulai tutup pada H-1 Lebaran 1447 Hijriah seiring turunnya jumlah calon pemudik secara signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Penurunan Penumpang dan Rute Perjalanan
Kondisi terminal pada Jumat (20/3) terlihat lebih lengang setelah sebelumnya dipadati penumpang pada periode H-7 hingga H-2 Lebaran.
Komandan Regu TTPG Badman Harahap mengatakan bahwa jumlah penumpang hingga sore hari mengalami penurunan drastis dibandingkan hari sebelumnya.
"Sampai sore ini, jumlah penumpangnya tercatat menurun dibandingkan H-7 hingga H-2 atau Kamis (19/3)," ungkapnya.
Pada Kamis (19/3), jumlah calon pemudik masih mencapai sekitar lima ribu orang.
Namun pada Jumat (20/3), jumlah tersebut turun tajam menjadi sekitar 1.300 penumpang hingga pukul 15.00 WIB.
Penurunan ini juga diikuti berkurangnya rute perjalanan menuju Pulau Sumatera, Jawa Tengah, dan Jawa Timur karena sebagian besar pemudik telah berangkat lebih awal.
Dampak pada Operasional Terminal
Berkurangnya jumlah penumpang berdampak langsung pada operasional loket penjualan tiket di dalam terminal.
Banyak perusahaan otobus (PO) memilih menutup layanan karena minimnya permintaan tiket.
"Terbukti banyak loket bus yang sudah tutup untuk melayani pada hari ini," ujar Badman.
Pengelola terminal kini mulai mengalihkan fokus pelayanan dari arus keberangkatan ke arus kedatangan atau arus balik pasca-Lebaran.
Petugas tetap bersiaga untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang kembali ke Jakarta setelah masa libur Lebaran.
Langkah tersebut dilakukan guna menjaga kelancaran dan keamanan di area terminal.
- Penulis :
- Arian Mesa








