
Pantau - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menegaskan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung normal di sekolah setelah libur Idul Fitri 1447 Hijriah tanpa penerapan sistem hybrid.
Pembelajaran Luring Jadi Prioritas
Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil rapat lintas kementerian pada 23 Maret 2026 yang mempertimbangkan aspek akademik dan penguatan karakter siswa.
“Sesuai hasil rapat lintas kementerian pada 23 Maret, pembelajaran di sekolah dilaksanakan sebagaimana biasa dengan pertimbangan akademik dan penguatan pendidikan karakter,” ungkap Abdul Mu'ti.
Ia menyatakan wacana pembelajaran hybrid yang menggabungkan daring dan luring tidak dilanjutkan karena dinilai belum menjadi kebutuhan mendesak.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menegaskan siswa tetap mengikuti pembelajaran secara langsung di sekolah.
"Pembelajaran siswa tetap berjalan seperti biasa," ujarnya.
Pemerintah Cegah Learning Loss Pasca Lebaran
Pratikno menyebut pemerintah memprioritaskan peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai program strategis nasional.
Menurutnya, proses pembelajaran harus berjalan optimal untuk mencegah terjadinya learning loss pada siswa.
“Sebagaimana prioritas luar biasa Bapak Presiden kepada sektor pendidikan, maka kita harus mempercepat peningkatan kualitas pendidikan,” ucapnya.
Ia juga menegaskan layanan penting lainnya seperti sektor kesehatan tetap berjalan normal selama periode pasca Lebaran.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








