Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Nyatakan Tak Percaya AS untuk Berunding Usai Dua Kali Gagal dan Memanasnya Konflik

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Iran Nyatakan Tak Percaya AS untuk Berunding Usai Dua Kali Gagal dan Memanasnya Konflik
Foto: (Sumber : Arsip foto - Bendera Iran terlihat di markas besar PBB di New York, AS, Rabu (8/1/2020). ANTARA/Xinhua/Li Muzi/am. ANTARA/Xinhua.)

Pantau - Iran menyatakan tidak mempercayai Amerika Serikat dalam upaya perundingan damai setelah dua kali proses negosiasi sebelumnya gagal di tengah eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Dua Kali Gagal, Iran Enggan Tertipu Lagi

Berdasarkan laporan Axios, Iran menyampaikan sikap tersebut kepada sejumlah negara mediator seperti Pakistan, Mesir, dan Turki.

“Kami tidak ingin tertipu lagi,” ungkap salah satu sumber.

Disebutkan, kegagalan pertama terjadi pada Juni ketika Israel dengan dukungan Presiden AS Donald Trump menyerang Iran menjelang putaran pembicaraan.

Sementara kegagalan kedua terjadi pada Februari saat AS dan Israel melancarkan operasi militer setelah tercapai kesepakatan awal terkait isu nuklir.

Pernyataan Berbeda dan Ketegangan Meningkat

Iran juga menilai peningkatan kehadiran militer AS di kawasan memperkuat kecurigaan bahwa tawaran negosiasi hanya strategi.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menyatakan telah menunjuk tim negosiasi yang terdiri dari Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Wakil Presiden JD Vance, Steve Witkoff, dan Jared Kushner.

Namun, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf membantah adanya perundingan tersebut dan menyebut informasi itu sebagai berita palsu.

Ketegangan meningkat setelah serangan pada 28 Februari yang dilakukan AS dan Israel ke sejumlah target di Iran, yang kemudian dibalas Iran dengan serangan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Tria Dianti